Geng Motor Serang Warga
Usai Dirawat, Korban Pembacokan Geng Motor Melapor ke Tim Serigala Polresta Jambi
Korban membuat laporan, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Hospital, lantaran mengalami luka bacok di kepala bagian kiri, hingga mendapat 4 j
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Korban pembacokan komplotan geng motor di kawasan Jalan Sunan Giri, RT 5, Simpang III Sipin, Kotabaru, Kota Jambi melapor ke Tim Serigala Kota Polresta Jambi, Minggu (27/12/2020).
Korban membuat laporan, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Hospital, lantaran mengalami luka bacok di kepala bagian kiri, hingga mendapat 4 jaitan.
Kejadian tersebut, pertama kali ditangani oleh Polsek Kotabaru, lantaran, saat mendapat informasi, tim dari Polsek Kotabaru langsung turun ke lokasi, dan korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Senin, Beberapa Wilayah Akan Alami Cuaca Cerah
Baca juga: Promo KFC Terbaru Hingga 31 Desember nanti, Dapatkan Double Big Box Value dengan Harga Spesial
Baca juga: Kisah Pilu Sandiaga Uno, Pernah tak Sanggup Bayar Cicilan, dan di PHK, Hingga Ditolak 20 Perusahaan
"Jadi kita penanganan awal, tadi korban sudah melapor ke Tim Serigala Kota Polresta Jambi," kata Afrito, Minggu (27/12/2020) malam.
"Jadi laporannya tidak di Polsek, tapi di Polresta Jambi," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, satu orang warga Palmerah, Kota Jambi, Darwis (33), jadi sasaran komplotan geng motor bersenjata tajam, Sabtu (26/12/2020) pukul 23.30 WIB.
Akibatnya, Darwis harus dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Hospital, Kotabaru, lantaran mengalami luka bacok di kepala kirinya, akibat sabetan samurai milik komplotan geng motor yang meresahkan warga Kota Jambi tersebut.
Dari keterangan rekan korban, Abdul Rasyd, saat itu mereka sedang melintas di kawasan Jalan Sunan Giri RT 05, Simpang III Sipin, Kotabaru, Kota Jambi, dan tidak sengaja menyalip rombongan geng motor, yang berjumlah 10 orang.
Tidak terima dengan aksi korban, komplotan geng motor tersebut langsung melakukan pengejaran, dan menyalip korban.
Tanpa pikir panjang, para geng motor tersebut langsung beraksi menyerang korban, menggunakan samurai, dan dibantu dengan pelaku lainnya dengan menggunakan tangan kosong.
Hal tersebut membuat Darwis bersama rekannya tidak bisa berkutik, menerima serangan yang dilakukan pelaku.
Tidak hanya itu, pelaku juga turut merusak sepeda motor korban, merek Honda Vario 125 cc.
Usai berhasil menganiaya korban, komplotan geng motor tersebut langsung melarikan diri, dan meninggalkan korban di lokasi.