Breaking News:

Berita Batanghari

Tiga Bulan Baru Bisa Panen, Buah Melon Golden di Batanghari ini Memiliki Perawatan Cukup Rumit

Pasalnya, mulai dari penanaman hingga pemeliharaannya, tanaman buah melon golden ini harus memperhatikan tingkat kesuburan tanah, kebasahan tanah dan

Tribunjambi/Musa
Buah melon golden, Manto Sidiq (50) berjualan di pinggir jalan raya tepatnya berada di Jalan Jendral Sudirman Muara Bulian, atau bisa datang ke kebunnya di perbatasan antara Kelurahan Teratai dan Desa Sungai Buluh, Minggu (27/12/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Buah Melon Golden di Batanghari yang berwarna keemasan itu ternyata memiliki perawatan yang cukup rumit.

Pasalnya, mulai dari penanaman hingga pemeliharaannya, tanaman buah Melon Golden ini harus memperhatikan tingkat kesuburan tanah, kebasahan tanah dan juga faktor cuaca.

Kabupaten Batanghari sendiri diketahui beriklim tropis. Bisa dikatakan cuacanya cukup terik dari sinar matahari.

Baca juga: WIKI JAMBI Daftar Puskesmas di Merangin, Lengkap dengan Alamat dan Pelayanan Rawat Inap

"Jika dibandingkan perawatannya dengan buah melon biasa, tentunya lebih rumit melon golden ini. Karena cara perawatannya beda jauh," kata Pedanggang Buah Melon Golden, Manto Sidiq (50), Minggu (27/12/2020).

Lebih lanjut dikatakan Manto, bahwa mulai dari pembibitan buah, pemilik kebun sudah disibukkan dengan pemeliharaannya.

"Ibarat seperti merawat bayi, karena perlu kehati-hatian merawatnya, mulai dari digantung, dikasih pupuk dan setiap hari diwaktu pagi disiram," ujar Manto.

Baca juga: CARA Dapat Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Cairkan Dana di pip.kemendikbud.go.id

Setelah proses pemeliharaan rutin setiap hari maka dalam waktu tiga bulan bisa memetik hasil panen.

“Untuk panennya sendiri saya belum mengetahui berapa hasil yang didapat dari satu kali panen oleh pemilik kebun,” ucapnya.

“Dan buah melon yang saya jual ini merupakan panen yang ketiga kalinya milik Bapak Haji Indro,” bebernya.

Baca juga: Promo Indomaret Hari Ini 27 Desember 2020, Promo Telur Popok Susu Minyak Tissue Snack Detergen

Untuk kebunnya sendiri dikatakan Manto, berada di perbatasan antara Kelurahan Teratai dan Desa Sungai Buluh RT 09.

“Kalau saya yang dagang biasanya pembeli lokal asal Muara Bulian karena saya keliling. Sedangkan lapak dagang yang satunya lagi saya lihat banyak masyarakat dari luar, karena kebunnya berada dipinggir jalan lintas arah ke Kota Jambi,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved