Breaking News:

Berita Batanghari

Kemenag Batanghari Tegaskan Biaya Nikah Gratis, Jika Ingin Akad Nikah di Rumah Harus Keluarkan Biaya

Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Batanghari tidak pernah mengumumkan adanya biaya tambahan pernikahan.

ist
ilustrasi. Kemenag Batanghari Tegaskan Biaya Nikah Gratis, Jika Ingin Akad Nikah di Rumah Harus Keluarkan Biaya 

Kemenag Batanghari Tegaskan Biaya Nikah Gratis, Jika Ingin Akad Nikah di Rumah Harus Keluarkan Biaya

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Batanghari tidak pernah mengumumkan adanya biaya tambahan pernikahan.

Sebab, semua biaya sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 tahun 2014.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Batanghari, A Rahman mengatakan, Peraturan Pemerintah nomor 48/2004 mengatur bahwa biaya pernikahan hanya terbagi menjadi dua.

Baca juga: Live Streaming Grand Final Top 2 Masterchef Indonesia Season 7, Akhir Persaingan Audrey dan Jerry

Baca juga: Menakjubkan, Puncak Tempurung Garden Tiga Besar di API 2020, Masyarakat Diharap Terus Mendukung

Baca juga: Konsumsi Pertamax Turbo dan Pertamax Melonjak Signifikan Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2021

Pertama, gratis atau nol rupiah jika proses nikah dilakukan pada waktu kerja di KUA.

Kedua, dikenakan biaya Rp 600 ribu jika nikah dilakukan di luar KUA atau di luar waktu kerja.

“Jelasnya terkait biaya pernikahan dilaksanakan di KUA gratis, kalau pun ada yang mau menikah di rumah, ya dikenakan biaya,” kata Rahman, Minggu (27/12/2020).

Ia mengatakan, banyak warga melaksanakan akad nikah di rumah, jadi jangan salah persepsi terkait biaya nikah di rumah dan di KUA, itu berbeda.

“Saya khawatir saat ini di tengah masyarakat ada kesalahpahaman antara peraturan itu, karena sudah jelas ketentuan tarif diatur dalam peraturan pemerintah,” ujarnya.

Baca juga: Pakai Dress Transparan, Pose Seksi Jessica Iskandar Saat Ucapkan Hari Natal Disorot: Kok Gitu Jedar!

Baca juga: AWAS Jangan Kaget Jika Jenderal Ini Jadi Kapolri Pengganti Idham Aziz, Terkenal Saat Heboh Kasus BTP

Baca juga: Singgung Soal Akal Sehat, Refly Harun Bahas Beda Nasib Prabowo-Sandi dengan Pendukung Pilpres 2019

Penegasan tersebut disampaikan untuk memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi pungutan biaya alias gratifikasi di luar ketentuan.

“Tarif resmi yang harus dibayar melalui bank yang telah ditunjuk,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved