Breaking News:

Berita Bungo

Pesan Natal dari Pastor di Bungo, Menjaga Solidaritas dan Kelestarian Lingkungan Hidup Penting

Pesan Natal itu disampaikan RD Dwi Joko Suswanto, Pastor Rekan Paroki St Paulus Muara Bungo, Rabu (23/12/2020).

Tribunjambi/darwin
Suasana di dalam Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Muara Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Menjaga solidaritas antar warga dan kelestarian lingkungan menjadi pesan Natal 2020.

Pesan Natal itu disampaikan RD Dwi Joko Suswanto, Pastor Rekan Paroki St Paulus Muara Bungo, Rabu (23/12/2020).

Tema yang diangkat dalam perayaan Natal 2020 yakni "Mereka akan Menamakan-Nya Emmanuel (Matius 1:23)".

Baca juga: VIDEO Jelang Natal dan Tahun Baru, Pedagang Daging di Pasar Angso Duo Keluhkan Sepi Pembeli

Baca juga: Nonton Online Sinetron Ikatan Cinta Malam Ini 23 Desember, Hasil Tes DNA Andin Terungkap

Baca juga: Ikatan Cinta RCTI 22 Desember, Cantika Berniat Mengadopsi Reyna dan Membawanya ke Australia

Rd Dwi Joko Suswanto menyampaikan bahwa dari tema itu umat kristiani diminta untuk mensyukuri Allah Beserta Kita dalam Yesus Kristus.

Dalam mensyukuri berkat yang diberikan Allah melalui hadirnya anak-Nya Yesus Kristus yang lahir ke dunia ini dengan menumbuhkan rasa solidaritas kepada sesama. Diantaranya dengan terlibat dalam kegiatan di lingkungan sekitar kita bermasyarakat.

"Menjiawai, mendorong, memotivasi, umat kristiani untuk mengambil bagian aktif dalam kegiatan masyarakat," sebut Rd Dwi Joko Suswanto.

Selain itu yang perlu ditanamkan dalam setiap hati yakni mengupayakan hidup yang harmonis dengan warga masyarakat yang lain tanpa memandang SARA.

Menurutnya, semua harus mengedepankan rasa cinta yang sama warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Romo itu juga kembali mengingatkan, dari pesan yang disampaikan sebelumnya bahwa perlunya mengupayakan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

"Artinya hidup mencintai lingkungan hidup yang bersih, yang segar, alam lingkungan yang lestari," ujarnya berharap.

Mendukung hal itu dalam perayaan, Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Muara Bungo menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Diantaranya dengan memberikan jarak duduk umat, memakai masker, sebelum masuk cuci tangan dan diukur suhu.

"Protokol kesehatan menjadi amat perhatian. Perayaan diupayakan tetap hikmat namun tidak berdesak desakan," ujar Rd Dwi Joko Susanto.

Sebagaimana sebelumnya dalam satu deretan bangku untuk tujuh orang, ditengah pandemi covid-19 hanya diisi tiga orang. Hal untuk menerapkan protokol kesehatan yakni social distancing.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved