Penggerebekan Bedeng Lobster

BREAKING NEWS Gerebek Bedeng di Kota Jambi Polairud Amankan Benih Lobster Rp 13,1 M dan 6 Pelaku

Sebanyak 129 ribu ekor benih lobster senilai Rp 13,1 miliar lebih, berhasil ditemukan di dalam rumah

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
Aryo Tondang
Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi berhasil gerebek rumah persinggahan sementara benih lobster atau benur, di kawasan Jalan Teuku Cik, Ditiro, Telanaipura, Kota Jambi, Selasa (22/12/2020) siang. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi berhasil gerebek rumah persinggahan sementara benih lobster atau benur, di kawasan Jalan Teuku Cik, Ditiro, Telanaipura, Kota Jambi, Selasa (22/12/2020) siang.

Sebanyak 129 ribu ekor benih lobster senilai Rp 13,1 miliar lebih, berhasil ditemukan di dalam rumah bedeng, yang telah direnovasi sedemikian rupa, lengkap dengan kolam penampungan benih lobster, serta alat pendingin suhu udara.

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan, ribuan benih lobster tersebut berasal dari para nelayan di wilayah Jawa Barat, yang kemudian masuk ke wilayah Jambi dan akan dikirim ke wilayah luar.

"Ini modus operandinya, membeli dari nelayan, setelah masuk ke Jambi untuk ditampung sementara di kolam yang sudah disediakan," kata Rachmad.

Kata Rachmad, untuk menjaga benih lobster tersebut dalam keadaan hidup, ruangan tempat kolam benur tersebut harus berada di kedinginan dibawa 20 drajat celcius.

"Setelah itu, baru mereka kirim luar negeri melalui pelabuhan kita yang ada di Tanjung Jabung Timur, maupun Tanjung Jabung Barat," tambahnya.

Baca juga: Lokasi Pos Pam Nataru di Sarolangun, Sediakan Tenaga Medis dan Alat Protokol Kesehatan

Baca juga: Selain Pengamanan Kondisi, Polres Tanjabbar Akan Lakukan Pemantauan Penerapan Prokes di Gereja

Baca juga: Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi yang Paling Kaya, Risma Paling Bawah, Simak Daftar Kekayaannya

Selain itu, petugas juga turut mengamankan 6 orang yang diduga sebagai pekerja.

"Ini tangkapan ketiga kita, setelah sebelumnya di Tanjabtim dan Tanjabbar dan kali ini Polairud,"

"jadi saya sangat apresiasi, karena ini untuk menjaga kelestarian benih lobster di Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Parhorion Lumban Gaol mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 6 orang yang diamankan.

Pihaknya akan menetapkan status 6 orang pelaku tersebut, setelah melakukan gelar perkara.

"Kita masih periksa dan lakukan gelar perkara dahulu baru tetapkan tersangka, karena ini baru saja kita amankan," katanya.

Dugaan sementara, benih lobster tersebut akan dikirim ke luar negeri, yakni Malaysia, Vietnam dan Singapura.

"Tapi masih kita dalami," jelas Parhorion.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, bahwa lokasi tersebut diduga menjadi persinggahan benih lobster.

Mendapat informasi, Tim Gakkum Polairud Polda Jambi, yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Polairud, Kompol Suhardi Hery Haryanto langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan bedeng, tempat persinggahan benih lobster tersebut.

(Tribunjambi/aryo tondang)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved