Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Usulan Pembangunan Turap di Desa Kelurahan Simpang Sulit Terkabul, Pihak Kecamatan Cari Solusi Lain

Camat Berbak M Yani, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, dirinya tidak memungkiri jika abrasi memang mulai mengancam warga.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Abrasi di Desa Kelurahan Simpang Tanjabtim Mengkhawatirkan, Tiap Tahun Jadi Langganan Banjir 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Usulan pembangunan turap di Desa Kelurahan Simpang terancam batal. Pihak kecamatan akan berupaya untuk mencari solusi bagi warganya.

Camat Berbak M Yani, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, dirinya tidak memungkiri jika abrasi memang mulai mengancam warga.

Tentunya selain dampak banjir memang lokasi tersebut merupakan lokasi pertemuan beberapa aliran sungai yang cukup berpotensi menimbulkan abrasi.

Baca juga: Warga Menentang Sambil Menangis, Armada Dua Alat Berat Lakukan Eksekusi Lahan di Pasar Jambi

Baca juga: Berikut Adalah Kumpulan Ucapan untuk Hari Ibu Besok, Termasuk Doa Dihari Ibu

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres dan Pemkab Sarolangun Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2020

"Sebenarnya abrasi tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu, kita bersama pemerintah setempat dan polsek sudah turun mengecek. Ada sekitar 20 M tanah yang amblas (abrasi) dengan kedalaman 6-7 M dan kita juga sudah laporkan ke PU Kabupaten," ujarnya.

Terkait usulan tersebut yang sulit untuk terkabul, dirinya akan terus berupaya bagaimana agar wilayah di salah satu desanya tersebut dapat terselamatkan dari abrasi.

"Jika memang sulit untuk dikabulkan karena terkendala aturan dan keadaan geografis alami, mungkin masih ada alternatif lain sehingga penurapan dapat dilakukan," ujarnya.

Lanjutnya, terkait relokasi warga yang terancam abrasi kemungkinan besar hal tersebut sulit untuk dapat dilakukan mengingat sebagian warga tersebut sudah merasa nyaman dan lama tinggal di kawasan tersebut.

"Sejauh ini terkait relokasi memang belum ada pembahasan atau koordinasi lebih lanjut bersama pihak terkait," sebutnya.

Dikatakannya pula, keinginan warga sendiri paling tidak untuk mencegah adanya abrasi susulan dapat dilakukan pemasangan turap, terutama bagi warga yang berada di Rt 03 Rw 01, dimana terdapat beberapa titik yang terbilang mengancam rumah warga abrasi meski untuk jarak masih terbilang jauh.

"Kota akan coba upayakan dari beberapa cara, mungkin salh satunya dengan bantuan penyambung lidah anggota dewan juga," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved