Berita Jambi

Pemprov Jambi Kebut Serapan Anggaran, Ditarget Capai 90 Persen Hingga Tutup Tahun

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan Pemerintah Provinsi untuk memaksimalkan serapan APBD 2020.

Penulis: Zulkipli | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunjambi.com/Zulkifli
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan Pemerintah Provinsi untuk memaksimalkan serapan APBD 2020.

Ini agar perputaran ekonomi di daerah terjamin dengan optimalnya pekerjaan pemerintah daerah.

Untuk Provinsi Jambi saat ini Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman mengatakan, sudah berada di angka 66 persen. Angka ini merujuk pada pekerjaan yang sudah dilengkapi surat pertanggungjawaban (SPJ). 

"Walaupun begitu juga ada pekerjaan yang sudah berjalan dan dibayarkan tetapi spj belum jadi belum dilaporkan dalam realisasi," ujarnya.

Baca juga: VIDEO: Polisi Ringkus 3 Calo Rapid Test di Stasiun Senen, Begini Modus Para Pelaku Saat Beraksi

Baca juga: Tidak Ada Penerimaan CPNS di Tanjabbar Tahun 2021

Baca juga: 5 Shio Ini Diprediksi Cuan di Tahun Kerbau Logam - Shio Ular Investasimu Bawa Keuntungan Besar

Artinya, realisasi pekerjaan APBD Pemprov jika digabungkan yang belum ada SPJ bisa lebih dari 66 persen.

Ini untuk mengejar target 90 persen yang ditargetkan di akhir tahun 2020.

"Jadi laporan OPD kita tunggu batas waktunya sampai 30 Desember, batas waktu terakhir itu," lanjutnya.

Ia menyebut untuk pekerjaan yang belum dilakukan seperti Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Proyek yang tidak selesai tersebut berupa pembangunan jembatan dan bangunan. Namun Sudirman belum bisa menyebut secara rinci proyek yang dimaksud.

"Tapi yang jelas ada dia sampaikan seperti itu dan juga sudah dilaporkan ke dewan," akunya.

Baca juga: 9.5 Hektare Tanaman Jagung di Kabupaten Batanghari Terendam Banjir

Baca juga: Wali Kota Syarif Fasha Resmikan Jalur Sepeda Kota Jambi, Terobosan Inovatif Untuk Masyarakat

Baca juga: Harga Mobil Bekas Isuzu Panther Mulai Rp 70 Juta, Tahun Tua Tapi Irit Bahan Bakar

Sudirman kembali menegaskan, tim dari Biro Pembangunan dan Kerjamasama sudah mengecek dan memotivasi terus agar pekerjaan tersebut selesai.

"Jangan menyerah dulu. Kalau perlu siang malam ditambah pekerjanya. Karena dewan juga sudah memutuskan tidak ada perpanjangan kontrak," bebernya.

Menurut Sudirman, pekerjaan ini terlambat karena ada faktor alam. "Informasinya begitu. Tapi biarlah nanti tim mengevaluasi," jelasnya.

Sementara untuk Dinas lain juga terus dipacu untuk memfinalkan target OPD yang rata-rata 90 persen.

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved