Breaking News:

Berita Kota Jambi

Jual Ratusan iPhone Black Market,Pemilik Toko Ponsel Diringkus Polisi setelah 6 Bulan Operasi

Kata Handres pelaku telah berhasil menjual sebanyak 550 unit HP black market di Kota Jambi. Apa saja...

Tribun Jambi/Aryo Tondang
Tim Unit Tipidter, Satreskrim Polresta Jambi amankan puluhan handphone (HP) merek Apple iPhone ilegal atau ponsel black market (BM), dengan berbagai tipe dari sebuah toko ponsel yang berada di kawasan Jalan Amir Hamzah, Telanaipura, Kota Jambi, Kamis (17/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Tim Unit Tipidter, Satreskrim Polresta Jambi amankan puluhan handphone (HP) merek Apple iPhone ilegal atau ponsel black market (BM), dengan berbagai tipe dari sebuah toko ponsel yang berada di kawasan Jalan Amir Hamzah, Telanaipura, Kota Jambi, Kamis (17/12/2020).

Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres, mengatakan sebanyak 41 barang bukti, yang sebagian besar merek iPhone tersebut diamankan dari toko ponsel bernama Sumbar Smartphone, dengan pemilik DS (25), yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka.

Saat berhasil diringkus, dan dilakukan penyelidikan lebih dalam, diketahui, DS sudah memulai usaha perdagangan HP ilegal tersebut sejak Juli 2020.

Enam bulan menjalankan bisnis penjualan HP ilegal merek Iphone, dengan berkedok membuka toko ponsel, kata Handres pelaku telah berhasil menjual sebanyak 550 unit HP black market di Kota Jambi.

"Jadi pelaku ini memang membuka conter, dan sudah beroperasi sekira kurang lebih 6 bulan," kata Handres Sabtu (19/12/2020) pagi.

"Dia jual HP di conternya, dibawah harga normal, dan saat kita cek, Imei HP khususnya Iphone tidak terdaftar," tambahnya.

Akibat perbuatan pelaku, negara harus mengalami kerugian senilai Rp 825.000.000.

Pelaku disangkakan dengan pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a,i,j, undang-undang No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan pasal 104 Jo pasal 6 ayat (1) atau pasal 106 Jo pasal 24 ayat (1) Undang-undang No 7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

"Pelaku terancam 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar," tegas Handres. (*)

Baca juga: BREAKING NEWS Polsek Tungkal Ilir Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster Rp 19,9 Miliar

Baca juga: Berapa Sebenarnya Biaya Rapid Test Antigen-Swab? Ini Daftarnya di Jawa dan Luar Jawa, Apakah Wajib?

Baca juga: Borok Teddy Jadikan Anaknya Tumbal untuk Dapat Harta Lina Diungkap Sosok Ini: Dia Gak Mau Lepas!

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved