Breaking News:

Berita Muarojambi

Anggota DPRD Muarojambi Meminta Inspektorat Audit Program SPAM (DAK) Bidang Cipta Karya

Program berupa sambungan baru tersebut telah menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat

Hasbi sabirin
Usman Khalik anggota DPRD Kabupaten Muarojambi dari Fraksi PDIP 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2020 pada bidang Cipta Karya di Dinas PUPR Muarojambi dilaksanakan tanpa koordinasi dengan PDAM Tirta Muarojambi.

Hal ini disampaikan Fraksi PDIP Usman Halik ketua komisi III DPRD Muarojambi pada Jumat (18/12/20) sore.

Program berupa sambungan baru tersebut telah menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat karena pelaksanaan program tersebut tidak memiliki acuan untuk menetapkan rumah tangga sasaran sebagai penerima sambungan baru.

Dengan program SPAM ini masyarakat hanya mengeluarkan biaya sambungan baru sebesar Rp120 ribu sedangakan harga sambungan tanpa subsidi sebesar Rp1,2 juta.

"Hal ini yang menjadi persoalan masyarakat, banyak yang menginginkan subsidi sementara acuan untuk penerima tidak ada" ujar Usman Khalik Fraksi PDI-P.

Baca juga: Chord Gitar Daylight - Maroon 5, And When The Daylight Comes Ill Have to Go

Baca juga: Mesranya Gaya Pacaran Rizky Billar dan Lesti Kejora, Sampai Gendong-gendongan, Lutfi Beri Sindiran?

Baca juga: Harga Mobil Bekas Toyota Fortuner Mulai Rp 110 Jutaan, Bersaing dengan Mitsubishi Pajero Sport

Tak hanya itu, ia juga mengatakan mereka dari Fraksi PDI Perjuangan meminta agar pihak inspektorat mengaudit program SPAM dan segera menyampaikan hasil audit ke DPRD Muarojambi.

"Kami juga meminta agar BPK RI turut mengaudit program SPAM agar berbagai indikasi kecurangan maupun ketidaktepatan dalam program ini di lapangan terungkap secara transparan," kata Usman Khalik.

Sementara Kepala Bidang Cipta Karya di Dinas PUPR Muarojambi Tamzil saat dikonfirmasi mengatakan, dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) SPAM tahun anggaran 2020 selalu intens berkoordinasi dengan pihak PDAM Tirta Muarojambi.

"Mulai dari usulan kegiatan, perencanaan, serta saat pelaksanaan fisik di lapangan Dinas PU pengelola kegiatan selalu berkomunikasi dan koordinasi dengan PDAM Tirta Muarojambi," ungkapnya.

Terkait audit BPK dan inspektorat ia juga menyampaikan memang setiap kegiatan dana DAK selalu diaudit mungkin waktunya tahun depan periode kedua tim auditor turun sekitar bulan 2 atau 3.

(Tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved