Breaking News:

Jasa Raharja Muaro Bungo Respon Cepat Kecelakaan Bus Brimob Polda Sumsel di Kawasan Kerinci

 Bus mengangkut personel Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) BKO mengalami kecelakaan tunggal saat akan kembali ke Palembang

istimewa
Respon cepat Jasa Raharja Jambi yang langsung berkoordinasi dengan Unit Lakalantas Polres Kerinci untuk melakukan pendataan korban, serta juga mengecek langsung ke lokasi kecelakaan 

Jasa Raharja Muaro Bungo Respon Cepat Kecelakaan Bus Brimob Polda Sumsel di Kawasan Kerinci

TRIBUNJAMBI.COM - Bus mengangkut personel Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) BKO mengalami kecelakaan tunggal saat akan kembali ke Palembang, setelah melakukan pengamanan pilkada serentak di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Rabu (16/12/2020).

Kecelakaan terjadi kawasan Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci karena bus terguling dan menyebabkan 33 anggota Brimob Polda Sumsel terluka.

Personel Brimob Polda sumsel yang mengalami luka-luka dibawa ke Puskemas Bedeng 12 Kecamatan Batang Merangin untuk penanganan awal dan dirujuk ke RS Kabupaten Kerinci sebanyak 28 orang. Lima lainnya di rawat di RS DKT 0417 Kerinci.

Baca juga: Partisipasi Pemilih Pilkada Batanghari dan Pilgub Jambi Melampaui Target Nasional

Baca juga: Dishub Kota Jambi Tambah Tujuh ATCS Baru, Saleh Ridho: Traffic Ligth Bisa Diatur Lewat COC

Baca juga: BREAKING NEWS Warga Cempaka Putih Heboh Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Kamar

Kecelakaan ini direspon cepat Jasa Raharja Jambi yang langsung berkoordinasi dengan Unit Lakalantas Polres Kerinci dan RS Kabupaten Kerinci serta RS DKT 0417 Kerinci untuk melakukan pendataan korban.

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Muara Bungo, Doni Firmansyah mengatakan,  korban terjamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 tahun 2017, bagi Seluruh korban Terjamin UU No. 33 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Respon cepat Jasa Raharja Jambi  untuk melakukan pendataan korban kecelakaan
Respon cepat Jasa Raharja Jambi untuk melakukan pendataan korban kecelakaan (istimewa)

Di mana, biaya rawatan setiap korban kecelakaan bus tersebut dijamin maksimal Rp 20juta melalui mekanisme Surat Jaminan/Guaranteed Letter kepada Rumah Sakit korban dirawat.

“Jasa Raharja sudah berkoordinasi dengan rumah sakit setempat mengenai penanganan korban luka-luka. Jasa Raharja juga berkoordinasi untuk penerbitan surat jaminan biaya perawatan (guaranteed letter) dengan biaya maksimal 20 juta rupiah,” jelasnya.

Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved