Breaking News:

Berita Tanjabtim

Terungkap 87 Titik Jalur Tikus di Sepanjang Perairan Tanjabtim

Angka penyalahgunaan Narkotika di Tanjabtim masih terus terjadi, kawasan pesisir menjadi lokasi paling rawan

Terungkap 87 Titik Jalur Tikus di Sepanjang Perairan Tanjabtim
Abdullah usman
Kasat Narkoba Polres Tanjung Jabung Timur, Iptu P Ojak Sitanggang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Angka penyalahgunaan Narkotika di Tanjabtim masih terus terjadi, kawasan pesisir menjadi lokasi paling rawan menjadi jalur penyelundupan. 

Hal tersebut dikatakan Kasat Narkoba Polres Tanjung Jabung Timur, Iptu P Ojak Sitanggang ketika dikonfirmasi menuturkan, dalam melakukan penanganan kasus Narkoba di Tanjabtim tidak terlepas dari kondisi geografis yang merupakan kawasan pesisir.

"Hal tersebut berdasarkan hasil rekap penanganan kita tahun ini, di mana kasus yang mendominasi di kawasan pesisir seperti Mendahara Ilir dan Nipah Panjang," ujar Ojak Rabu (16/12)

Lanjutnya, berdasarkan data yang dimilikinya saat ini di sepanjang perairan Tanjabtim terdapat beberapa lokasi yang menjadi jalur tikus bagi para pelaku Narkotika yang jumlahnya cukup terbilang banyak.

"Dari data yang kita miliki saat ini ada lebih kurang 87 titik  jalur tikus tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur."

"Baik jalur yang banyak digunakan masyarakat umum ataupun jalur jalur kecil lainnya," ujarnya

Baca juga: Temuan Tim 01 di TPS Kenali Besar, Hingga Tolak Tanda Tangan Hasil Rekapitulasi

Baca juga: BREAKING NEWS Saksi 01 Tolak Tanda Tangan Hasil Rekapitulasi Hitung Suara Tingkat Kota Jambi

Baca juga: Cara Agar Keinginan dan Harapan Dikabulkan Allah SWT, Dianjurkan Membaca Doa Mustajab Ini

"Karena memang di perairan Tanjabtim ini cukup banyak dijumpai jalur tikus, dan itu masih menjadi PR kita bersama," tambahnya

Lanjutnya, pihaknya bersama pihak terkait, Airud dan stake holder sebenarnya sudah melakukan berbagai antisipasi ataupun penanganan.

Hanya saja karena lokasi jalur tikus yang jumlahnya sangat banyak sehingga dalam melakukan penanganan masih belum maksimal.

"Sepanjang 2020 ini satres Narkoba sudah menangani 33 Laporan, dengan jumlah tersangka 46 orang dengan BB 71 gram. Didominasi Narkotika jenis sabu sabu," jelas Ojak. 

"Untuk perkara yang sudah P21 ada sekitar 28 Laporan Perkara (LP)," tambahnya. 

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi Narkoba, mengingat pihaknya terkhusus satuan reserse Narkotika tidak akan tinggal diam dalam memberantas peredaran Narkotika. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved