Breaking News:

Berit Nasional

Refly Harun Bongkar Kejanggalan Keterangan Versi Polisi dan FPI Soal Penembakan Enam Laskar FPI

Pasalnya ada dua versi berbeda yang diterima masyarakat mengenai kronologi kejadian itu, satu melalui polisi dan satunya versi FPI. 

YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun 

Desmond menilai penggunaan istilah semacam itu dapat ditafsirkan berbahaya karena mengancam persatuan bangsa.

Ia menyinggung penggunaan istilah laskar dengan tujuan mendirikan negara baru adalah menentang konstitusi.

"Saya sebagai pimpinan Komisi III melihat hal-hal kayak gini, negara ini jadi kayak dalam keadaan perang semua. Kalau sudah laskar-laskaran, sama saja zaman kita laskar prarevolusi," tegasnya.

"Kakek saya juga komandan laskar, tapi tujuannya kemerdekaan. Laskar sekarang tujuannya apa? Mau mendirikan negara? Itu melawan konstitusi," kata Desmond.

Desmond meminta lebih berhati-hati menggunakan kata-kata yang dapat memicu konflik bangsa.

Ia menambahkan, dirinya yakin Habib Rizieq bukan berarti hendak membuat negara baru.

"Jangan sampai Indonesia yang sudah damai di tengah problemnya yang sudah banyak kok berantem sama kita, memang kita mau bubarkan negara ini?" tanya Desmond.

"Yang saya pahami, Habib tidak membubarkan agama. Jadi kita hati-hati sebagai anak bangsa jangan sampai kesannya mau perang-perangan, kita juga yang jadi lucu," tandasnya.

 (TribunWow.com/Brigitta)

Baca juga: Panduan Cairkan BLT Guru Honorer, Cek ke info.gtk.kemdikbud.go.id Untuk Lihat dapat BSU atau Tidak

Baca juga: UPDATE Hasil Pilgub Jambi 2020 Pukul 16.00 WIB Bisakah 01 Salip 02? Suara Masuk 98,48%

Baca juga: Total Kasus Covid-19 di Muarojambi Capai 335 Kasus, Sembuh 212, Dirawat 123, Meninggal 1

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Refly Harun Ungkap Ada Kejanggalan Keterangan Versi Polisi dan FPI Soal Penembakan Laskar FPI, 

https://wartakota.tribunnews.com/2020/12/15/refly-harun-ungkap-ada-kejanggalan-keterangan-versi-polisi-dan-fpi-soal-penembakan-laskar-fpi?page=all

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved