Perpustakaan Kota Jambi Semakin Rusak, Kepala Dinas Harapkan Perbaikan Demi Kenyamanan Pengunjung

Saat ini kondisi gedung terlihat tak terawat. Ketika menginjakan kaki di depan gedung perpustakaan, bagian depan gedung memiliki sisi berlumut dan cat

tribunjambi/rara
Kondisi tangga yang menghubungkan lantai dasar dan lantai di atasnya pada Perpustakaan umum Kota Jambi, Senin (14/12/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perpustakaan Umum Kota Jambi semakin tak menarik dipandang, dan tak nyaman bagi pengunjung. Ada harapan rencana perbaikan untuk memberi kenyamanan bagi pengunjung.

Arzi Efendi, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Jambi mengatakan kerusakan semakin parah terutama apabila musim penghujan datang.

Saat ini kondisi gedung terlihat tak terawat. Ketika menginjakan kaki di depan gedung perpustakaan, bagian depan gedung memiliki sisi berlumut dan cat yang terkelupas.

Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Remix 24 Jam Nonstop, Ada Video Full Bass DJ Breakbeat hingga DJ Tiktok Viral

Ada tiga lantai yang saat ini dapat diakses pengunjung. Namun tetap bertemu kerusakan di dalamnya.

Ada bagian yang lantainya menggelembung, lantai pecah, jendela yang selalu masuk air ketika hujan datang, hingga dek yang jebol akibat hujan.

Dek Perpustakaan umum Kota Jambi di lantai tiga yang jebol ketika ada hujan deras pada 2020 ini, Senin (14/12/2020).
Dek Perpustakaan umum Kota Jambi di lantai tiga yang jebol ketika ada hujan deras pada 2020 ini, Senin (14/12/2020). (tribunjambi/rara)

Kursi dan meja tersusun tak terlalu beraturan. Belum lagi dengan air conditioner (AC) yang tidak memenuhi kebutuhan suhu ruangan. Hal itu membuat terasa gerah pada suhu udara tertentu atau musim kemarau.

Baca juga: Ada Ikan Gabus Seharga Rp 12 Juta di Pameran WTC, Begini Bentuknya

"DKP hanya bisa memiliki anggaran untuk memperbaiki yang kecil-kecil saja. Kalau sampai memperbaiki keseluruhan dan menata kondisi ruangan-ruangan sampai nyaman dilihat dan digunakan, anggaran kami tidak mampu sebesar itu," ungkapnya.

Ia mengatakan, perpustakaan akan dapat dipakai dengan nyaman apabila anggaran perbaikan perpustakaan sudah ada.

"Mushola kan kami belum punya, ruang menyusui belum ada, ruangan juga perlu di skat agar nyaman bagi pengunjung yang membaca. Nanti kalau bisa juga ada ruang teater untuk pemutaran film untuk pengunjung, dan ruangannya juga bisa dipakai untuk aktivitas lain," tuturnya.

Baca juga: Bawa Samurai dan Bom Molotov, Dua Warga Kota Jambi Alami Luka Bacok, 8 Anggota Geng Motor Diringkus

Keadaan demikian tentu tidak diminati para pengunjung. Arzi menyadari keadaan bangunan perpustakaan yang tak menarik.

Agar perpustakaan tetap diberdayakan, ia memfokuskan peminjaman buku dibawa ke rumah menggunakan kartu tanda anggota (KTA). Kemudian lantaran pandemi, tentunya pemanfaatan buku online melalui website, dan aplikasi 'iJambiKota'.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Jambi memiliki dua gedung. Yaitu gedung Perpustakaan dan gedung kearsipan.

Gedung arsip sudah selesai dibangun. Namun gedung perpustakaan masih terlihat lusuh dan banyak kerusakan.

"Di sana ada ruang deposit, ruang layanan, ruang kerja ada di gedung arsip. Tinggal mengisi alat-alat untuk mendukung deposit itu nantinya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved