Breaking News:

RISIKO Politik Presiden Jokowi! Ketika Gibran dan Bobby Nasution Dinyatakan Menangi Pilkada

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, diminta untuk menganalisis Pilkada Solo dan Medan 2020.

Editor: Sulistiono
instagram
Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution - Yunarto menyebut, dengan putra sulung dan menantu yang terjun ke Pilkada 2020, Joko Widodo telah memposisikan diri sebagai politisi biasa yang mengulang pola yang dilakukan para politisi sebelumnya. 

Dari kasus korupsi, partisipasi pemilih paling rendah, kemudian sekarang masyarakat dipaksa, disuguhkan oleh bagian dari kekuasaan nasional melawan incumbent yang juga di survei tidak baik, bahkan naik hanya karena walikotanya masuk penjara. Ini yang menurut saya menyedihkan. Sepertinya, Medan masih perlu waktu lebih banyak lagi melakukan transformasi besar," pungkasnya.

Gibran dan Bobby Menang

Seperti diketahui, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, anak dan menantu Presiden Jokowi, menang di Solo dan Medan versi hitung cepat.

Terkait kemenangan sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan pesan kepada keduanya.

Kemenangan kader PDI Perjuangan yang juga putra dan menantu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution di Pilkada Serentak 2020 berdasarkan hitung cepat diharapkan dapat menyelesaikan persoalan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang kita hadapi, Mas Gibran dan Mas Bobby diharapkan mampu membawa masyarakat di Solo dan Medan, bergotong royong menyelesaikan isu kesehatan maupun ekonomi," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2020).

Harapan itu juga sekaligus untuk para kepala daerah lainnya dari PDI Perjuangan.

Partai sudah memberi bekal terkait tata kelola pemerintahan hingga semangat antikorupsi lewat Sekolah Partai PDI Perjuangan.

"Kami tetap mengingatkan, walau quick count dan real count sementara sudah menunjukkan arah kemenangan, namun masih ada beberapa fase yang harus dilalui sebelum penetapan pemenang dan dilantik. Sehingga momen saat ini penting untuk mengawal proses rekapitulasi suara. Mengawal proses rekap ini juga adalah bentuk apresiasi partai atas rakyat yang sudah berbondong-bondong ke TPS," katanya.

Hasto juga menilai kemenangan Gibran dan Bobby juga membuktikan hati nurani rakyat bisa melihat dengan jernih.

Menurut Hasto, keluarga Presiden Joko Widodo itu kredibel dan sosok muda yang membawa perubahan ke arah lebih baik.

Hasto mengapresiasi kedewasaan politik masyarakat di tengah upaya berbagai kekuatan politik yang mengarahkan rakyat lewat strategi disrupsi negatif.

"Walau demikian, PDI Perjuangan secara jernih ingin juga menyampaikan harapan. Bahwa usai penetapan definitif, nantinya Mas Gibran dan Mas Bobby membuktikan kualitas kepemimpinannya sebagai kepala daerah di Solo dan Medan," tuturnya.

Hasto menambahkan, kemenangan Gibran dan Bobby menambah daftar kepemimpinan muda yang dihasilkan sistem kaderisasi di partai.

"Sejak awal, adalah komitmen Ibu ketua umum Ibu Megawati Soekarnoputri untuk memastikan PDI Perjuangan sebagai organisasi yang menghasilkan kepemimpinan muda berkualitas. Yang sudah diwujudkan dengan sosok Bapak Joko Widodo, Ibu Risma, Pak Ganjar Pranowo, Mas Hendrar Prihadi, Mas Hasto Wardoyo, Mas Abdullah Azwar Anas," jelas Hasto.

Kemenangan itu juga bukti kedaulatan rakyat dalam melihat sosok calon pemimpin daerah. Keduanya menunjukkan semangat dan komitmen yang serius dan teguh, walau banyak upaya menghambat.

Strategi yang sangat tak bisa dibanggakan ini berusaha dilakukan agar rakyat tanpa melihat kapasitas serta kapabilitas keduanya sebagai pemimpin muda.

Namun, tambah Hasto, Gibran dan Bobby tidak menunjukkan sedikitpun lemah semangat atas hal itu.

"Sebaliknya keduanya justru membuktikan diri sebagai pemimpin yang berani serta mau bertempur membuktikan diri. Keduanya terus mendekatkan diri, dengan masyarakat, turun ke bawah, sebagai kekuatan sebenarnya dari bangsa Indonesia. Hal itu sejalan dengan arahan dari Ibu Megawati Soekarnoputri yang meminta semua kader untuk selalu berada di tengah rakyat," demikian Hasto Kristiyanto. (tribunjambi.com)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Gibran dan Bobby Nasution Menang Versi Hitung Cepat, Yunarto Wijaya Sebut Dampak Buruknya ke Jokowi, https://wartakota.tribunnews.com/2020/12/10/gibran-dan-bobby-nasution-menang-versi-hitung-cepat-yunarto-wijaya-sebut-dampak-buruknya-ke-jokowi

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved