Breaking News:

Diduga Lakukan Malpraktek, Pihak RS Permata Hati Muara Bungo Bungkam, Begini Kronologinya

Sehingga proses penangan di rumah sakit dan pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Tribunjambi/darwin
Rumah Sakit Permata Hati diduga melakukan malpraktek. 

Sementara itu, Tobroni Yusuf, Koordinator Tim Gugus Covid-19 Bungo menyampaikan bahwa dia mendapatkan informasi adanya pasien Covid-19 hasil TCM dirawat di RS Permata Hati meninggal dunia.

Sehingga proses penangan di rumah sakit dan pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Rawan Banjir, Satu Posko TPS di Penyengat Rendah Pindah Lokasi

Terkait penolakan itu, Tobroni mengatakan hal tersebut merupakan hak warga dan sah sah saja.

"Karena mungkin mereka belum memahami Protokol covid dan itu sudah kita jelaskan," katanya.

Terkait penyakitnya, Koordinator Tim Gugus itu mengatakan hanya diketahui dokter yang menanganinya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Batanghari 218 Kasus, Sehari Naik 26 Kasus, Ada Petugas Nakes Terkonfirmasi

Adanya kejadian tersebut, dr Venny Permita Rati selaku direktur RS Permata Hati saat dikonfirmasi mengaku belum dapat memberikan keterangan.

"Saya belum bisa kasih komentar ya pak, maaf ya pak," katanya singkat.

Saat diminta informasi sementara, dia kembali meminta maaf.

"Maaf ya pak," ujarnya.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved