Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pedagang Bakso Viral di Kota Jambi Belum Dapat STPL, Kasat Reskrim Mengaku Belum Terima Laporan

Iwan, pedagang bakso yang sempat viral lantaran di tendang oleh laki-laki bermobil di Kota Jambi ini, mengaku akan kembali datangi Polresta Jambi.

Sumber foto: Aryo Tondang
Mas Nasib saat menyajikan bakso kepada pembeli di kawasan Jalan Multatuli, Mayang Mangurai, Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (2/12/2020). Pedagang Bakso Viral di Kota Jambi Belum Dapat STPL, Kasat Reskrim Mengaku Belum Terima Laporan 

Pedagang Bakso Viral di Kota Jambi Belum Dapat STPL, Kasat Reskrim Mengaku Belum Terima Laporan

Laporan Wartawan Tribun JambiAryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Usai membuat laporan, Iwan, pedagang bakso yang sempat viral lantaran di tendang oleh laki-laki bermobil di Kota Jambi ini, mengaku akan kembali datangi Polresta Jambi.

Iwan didampingi oleh pihak keluarga, Agu Sujana mengatakan, sebelumnya, pada Kamis (3/12/2010) sudah melapor ke Polresta Jambi, namun mereka tidak mendapat STPL.

"Pas laporan kemarin, tidak ada kasih surta apa-apa bang, selesai laporan, langsung disuruh pulang, katanya nanti mau ditelepon," kata Agu Sujana, Jumat (4/12/2020) pagi.

Baca juga: Siang Ini! Ciri-ciri Pria Bermobil yang Tendang Tukang Bakso di Kota Jambi Diungkap

Baca juga: Hingga November 2020, Jasa Raharja Jambi Bayar Santunan Rp 27 Miliar Lebih

Baca juga: Seminar Online Pertamina, Pelaku UMKM Harus Miliki Strategi Jalani Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19

Dirinya akan mendampingi Iwan yang sebelumnya dikenal sebagai Mas Nasib pedagang bakso yang viral di Kota Jambi, untuk kembali mendatangi Polresta, untuk menanyakan perihal laporannya.

"Setelah Salat Jumat, saya akan ke Polresta bang, sekalian mau kasih tahu ciri-ciri pelaku ke Polisi," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres mengaku belum mendapat laporan terkait hal tersebut.

Katanya, hingga saat ini, dirinya belum menerima secara langsung, berkas laporan korban.

"Sejauh ini belum ada laporan," kata Handres, saat dikonfirmasi vial seluler.

Tidak hanya itu, saat tribunjambi.com ingin menjelaskan perihal laporan dan keterangan korban, Handres justru meminta bentuk laporan, atau STPL yang dipegang oleh korban.

"Kalo dia melapor, mana buktinya STPL nya mana," tambahnya.

Baca juga: KPK OTT Dua Lokasi, 16 Orang Ditangkap Termasuk Bupati, Pejabat Pemkab dan Kontraktor, Siapa Mereka?

Baca juga: Terjawab Mengapa Dimas Hengkang dari Rumah Raffi Ahmad dan Tak Betah, Sering Ada Gangguin saat Mandi

Baca juga: Kota Jambi Punya 57 Aplikasi Pelayanan Publik, Orangtua Diminta Bimbing Milenial Manfaatkan Aplikasi

Padahal sebelumnya korban telah membuat laporan, hanya saja pihak korban langsung diarahkan untuk pulang, tanpa diberikan STPL, sebagai bukti korban telah melapor ke pihak Kepolisian.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved