Prediksi Manga Boruto Chapter 53 Terbit 20 Desember 2020, Babak Penentuan Siapa yang Bakal Mati
Pasalnya di akhir chapter itu, Naruto sudah mulai kehabisan tenaga dan waktu hidupnya berkurang akibat penggunaan mode Baryon
Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko | Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
TRIBUNJAMBI.COM - Lanjutan Manga Boruto Chapter 52 menjadi hal yang ditunggu-tunggu para penggemar Naruto.
Pasalnya di akhir chapter itu, Naruto sudah mulai kehabisan tenaga dan waktu hidupnya berkurang akibat penggunaan mode Baryon melawan Isshiki Otsutsuki.
Lalu kapan Manga Boruto Chapter 53 rilis?
Siapakah yang akan mati disini?
Sejak Boruto Chapter 51, banyak spekulasi bermunculan jika Naruto akan mati ditangan Isshiki.
Baca juga: BLAK-BLAKAN! Cindy Clarista dan Joshua, Sosok yang Terseret Video Syur Mirip Gisel
Baca juga: Amankan Pilgub 9 Desember, Ratusan Personil Polres Merangin Lakukan Rapid Test
Namun itu sebelum akhirnya Naruto menggunakan Mode Baryon atau Bargon, dimana penggabungan chakra dirinya dan Kuramo.
Saat menggunakan Mode Baryon, nyatanya Isshiki mendapat pukulan bertubi-tubi dari Naruto.
Sampai muntah darah.
Sasuke sampai kaget mengetahui kekuatan yang dimiliki Naruto tersebut.
Tapi karena cara kerja mode baryon dengan mengurangi jangka waktu hidup penggunanya, lagi-lagi pembaca kini kembali dibuat khawatir apakah Naruto akan mati atau tidak.
Sebab kalaupun Isshiki akhirnya mati, bisa saja Naruto juga mati. Melihat semakin berkurangnya jangka waktu hidup Naruto ketika banyak melakukan serangan
Apa Itu Mode Baryon?
Di Manga Boruto Chapter 51 Naruto harus menggunakan mode ini untuk melawan Isshiki.
Setelah Sasuke dan Boruto tidak bisa lagi mengimbangi kekuatan yang dikeluarkan Isshiki
Yang membuat para fans nya khawatir, sebab mode ini ditengarai bisa membunuh Naruto saat digunakan melawan Isshiki.
Namun yang jadi pertanyaan, apakah Mode Baryon itu? Bahayakah?
Dikutip dari greenscene.co.id Mode Baryon/Bargon adalah nama dari mode terakhir yang digunakan oleh Naruto dalam pertarungan melawan Isshiki ini.
Berkat mode ini, kemampuan Naruto meningkat secara drastis.
Bukan hanya Isshiki yang terkejut, bahkan Sasuke pun tidak menyangka bahwa Naruto memiliki kemampuan sedahsyat itu dalam dirinya.
Mode Baryon ini memiliki sistem yang sama seperti sebuah fusi nuklir.
Dalam Fisika Nuklir, secara singkat fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah gabungan dari dua inti atom yang kemudian membentuk sebuah atom baru dan juga partikel subatom.
Baca juga: Sekda Provinsi Jambi Sebut Vaksinasi Covid-19 akan Dilakukan Tahun 2021
Dalam konteks Naruto, pada intinya, dua buah kekuatan – Naruto dan Kurama – bersatu menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat.
Ketika chakra Naruto dan Kurama bersatu, maka chakra baru yang terbentuk akan kemudian menghasilkan kekuatan yang berbeda.
Inilah yang kemudian membedakan mode Baryon dan dua mode lainnya yaitu mode Six Path dan juga mode Kurama.
Kedua mode tersebut memiliki prinsip dimana Naruto diberikan/dipinjamkan kekuatan dari sumber lain untuk kemudian digunakan.
Sedangkan mode Baryon adalah mode dimana Naruto secara murni menggunakan kekuatannya/chakranya yang kemudian digabungkan dengan kekuatan Kurama.
Mengapa Menggunakan Mode Ini Bisa Membunuh Naruto?
Menggunakan mode ini sangatlah berbahaya dan bisa mengancam nyawa Naruto.
Itulah peringatan yang diberikan oleh Kurama sebelum kemudian Naruto menyetujui hal tersebut.
Namun, mengapa mode ini sangat berbahaya dan bisa membunuh Naruto?
Seperti yang dijelaskan di atas, mode ini tidak menggunakan energi/kekuatan/chakra dari orang lain untuk Naruto gunakan.
Mode ini justru menggunakan chakra dari Naruto sendiri.
Menurut Kurama, mode ini akan berhenti jika ada salah satu diantara mereka berdua yang tewas duluan.
Untuk hal ini, kita tentu sudah tahu siapa yang akan tewas duluan.
Naruto hanyalah manusia biasa, sedangkan Kurama adalah sosok monster berekor yang memiliki chakra yang tidak ada habisnya.
Itulah mengapa Kurama memberikan peringatan semakin sering Naruto bergerak, melancarkan serangan, atau menggunakan kekuatannya maka akan semakin berkurang pula chakra Naruto.
Mode ini benar-benar menguras chakra dari Naruto, setidaknya itulah yang diakui oleh Naruto sendiri.
Hal ini juga diakui oleh Kawaki yang merasakan bahwa chakra Naruto mulai melemah.
Mampu Mengurangi Jatah Nyawa Musuh
Selain mampu mengurangi kemampuan chakra dan jatah nyawa Naruto, nyatanya mode ini juga mampu membuat musuhnya merasakan hal yang sama dengan Naruto.
Ini terlihat dalam Manga Boruto Chapter 52. Dimana Isshiki yang mendapat serangan bertubi-tubi, akhirnya mulai melemah bahkan muntah darah.
Apalagi ketika Isshiki menyadari bahwa sisa waktunya yang pada awalnya adalah 3 hari, sekarang hanya tersisa tinggal 10 menit saja.
Cara kerja mode ini ternyata, semakin sering musuh terkena serangan maka jatah hidupnya semakin berkurang.
Itulah kenapa di Manga Boruto Chapter 52 Naruto terlihat menyerang Isshiki berkali-kali.
Jangka waktu hidup Naruto pun ikut berkurang
Karena menggunakan mode Baryon, chakra Naruto harus terkuras habis.
Dan ini artinya jangka waktu hidup Naruto pun ikut berkurang.
Kita tidak tahu seberapa lama lagi Naruto akan bertahan hidup, atau apakah Naruto masih bisa diselamatkan.
Yang jelas adalah ancaman Naruto akan tewas bukanlah omong kosong belaka dan hal tersebut bisa saja terjadi.
Melihat fenomena ini, apakah artinya pada dasarnya Naruto adalah shinobi yang lemah?
Sejak awal kemunculan Naruto, sudah ada pendapat yang mengatakan bahwa Naruto sebenarnya tidak ada apa-apanya jika tanpa kehadiran Kurama.
Baca juga: Tujuh Rumah Terendam, 3 Kecamatan di Batanghari Potensi Kena Banjir Kiriman, BPBD Upayakan Bantuan
Dia adalah seorang shinobi biasa yang keras kepala dan sering berbuat onar.
Bahkan, mungkin dia tidak akan bisa menjadi seorang shinobi.
Alasan tersebut memang masuk akal, tapi di sisi lain alasan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Harus diakui, tanpa adanya Kurama Naruto hanyalah seorang shinobi biasa.
Namun, dia memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk belajar.
Ada banyak contoh yang bisa ditiru dalam hal ini, misalnya adalah Konohamaru.
Dia bukanlah Jinchuuriki atau memiliki warisan apapun, namun dia sekarang tumbuh menjadi sosok Jonin yang hebat.
Meskipun pertarungan dan kekuatan adalah hal yang banyak ditunjukan dalam seri Naruto, namun sebenarnya bukan itu poinnya.
Masashi Kishimoto lebih ingin menonjolkan sifat pantang menyerah, persahabatan, kerja sama, dan berbagai hal lainnya yang biasa ada dalam cerita Shounen.
Tanpa adanya Kurama, Naruto akan tetap kuat, tapi dengan caranya sendiri.
Lalu kapan Manga Boruto Chapter 53 akan dirilis? Rencananya Manga Boruto Chapter 53 Rilis 20 Desember
Baca juga: Ada Uang Rp 4 Miliar, Ini Deretan Barang Bukti yang Diangkut Penyidik KPK dari Kediaman Edhy Prabowo