Breaking News:

Berita Tebo

BOS Peti Tewas Tertimbun Longsor di Tebo, Kronologi Pekerja Istirahat Makan, Bosnya Turun Ngecek

Satu pemilik alat Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di Desa Tanjung Sari, Kelurahan Pasar Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo tewas

tribunjambi/darwin sijabat
Satu pemilik alat Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di Desa Tanjung Sari, Kelurahan Pasar Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo tewas tertimbun lubang tanah bekas galian emas, Senin (30/11/2020) lalu. 

Untuk langkah antisipasinya, dia mengaklaim telah berulang kali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dompeng.

Sebab akan berdampak pada lingkungan hingga 50 tahun, dan dapat menyebabkan kematian.

Kapolsek Tebo Ilir, Iptu Pernando Gultom turut membenarkan adanya warga yang menjadi korban saat bekerja tambang PETI daerah tersebut. 

”Lokasi  beroperasinya dompeng darat tersebut di lahan karet dan sudah lama beroperasi," ungkapnya. 

Kapolres Tebo, AKBP Gunawan Trilaksono, melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Mahara Tua Siregar  juga membenarkan peristiwa naas tersebut.

Namun hingga saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan yang akan ditetapkan tersangka dalam kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan. 

“Informasi yang kita dapatkan korban adalah pemilik dompeng, dan kita masih lakukan olah TKP, untuk tersangka masih dalam proses," katanya. 

--

Pelaku PETI Tewas Tertimbun Longsor di Kebun Sawit, Polsek akan Minta Keterangan Pihak Perusahaan

Junaidi, pelaku penambang emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Tebo tewas tertimbun sedalam delapan meter. Korban merupakan Warga Desa Tuo Ilir, Kabupaten Tebo tewas saat melakukan aktivitas PETI di kawasan Koperasi Tunas Muda yang bermitra dengan PT Persada Harapan Kahuripan (PHK).

Halaman
123
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved