Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanjab Timur Siap Datangkan 5.000 Koleksi Buku Baru

Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali akan menambah koleksi buku baru sebanyak 5.000 eksamplar.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanjab Timur Siap Datangkan 5.000 Koleksi Buku Baru 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali akan menambah koleksi buku baru sebanyak 5.000 eksamplar.

Dikatakan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjabtim, Surakhmat, sebagian koleksi buku milik perpustakaan saat ini diletakan di pelayanan perpustakaan, dan sebagian lagi dirotasikan ke perpustakaan desa.

"Saat ini koleksi buku di Dinas Perpustakaan daerah Kabupaten Tanjabtim sebanyak 10.226 judul buku dengan 37.356 eksamplar," ujarnya.

Baca juga: Memiliki Kekayaan Mencapai Rp 1,3 Triliun, Segini Jatah Adik Kandung Nikita Mirzani

Baca juga: Seorang Warga SAD Ditemukan Tewas Mengambang Sungai Ruan Ilir, 17 Kilometer Dari Lokasi Tenggelam

Baca juga: Saat Berada di Dapur, Nia Ramadhani Tak Dipercaya Kakak Ipar, Nia: Kakak Kasih Tahu Aku Ya

Katanya, selain buku buku di perpus tersebut,  pihaknya  juga menyebarkan ke sekolah-sekolah  Jadi secara berkala buku tersebut diputar secara bergantian.

Rencananya, pada  2021 mendatang pihaknya akan menambah kembali jumlah koleksi buku tersebut sekitar 5.000 ekamplar.

Sedangkan tahun ini koleksi buku hanya sekitar 4.000 eksamplar atau sekitar 1.000 judul buku. 

"Untuk menambah koleksi buku, kita melihat dulu tren yang terjadi di kalangan masyarakat dulu. Biasanya masyarakat kebanyakan mencari buku terkait cara-cara teknis. Kalau mahasiswa pasti mencari buku terkait dengan judul skripsinya," ujarnya.

ILustrasi Mobil perpustakaan keliling
ILustrasi Mobil perpustakaan keliling (tribunjambi/darwin)

Meskipun begitu, diakuinya, saat ini untuk kunjungan pengunjung di layanan perpustakaan drastis menurun.

Hal itu dikarenakan pada  2020 ini Indonesia dilanda musibah non alam pandemi wabah Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved