Breaking News:

Berita Jambi

Orang Rimba Hanyut di Sungai Batanghari, Tumenggung Harap Uluran Bantuan Tim SAR Gabungan

Tiga hari sudah  Nyilat (20), keponakan Tumenggung Celitai,  Orang Rimba yang tinggal di Balai Adat, Desa Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu

Istimewa
Upaya pencarian Nyilat, Orang Rimba yang hilang di Sungai Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM - Tiga hari sudah  Nyilat (20), keponakan Tumenggung Celitai,  Orang Rimba yang tinggal di Balai Adat, Desa Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, hilang dalam arus Sungai Batanghari.

Tumenggung Celitai, beserta sejumlah anggota kelompoknya dibantu masyarakat desa dan tim SAR Batanghari masih melakukan pencarian korban.  

Tim melakukan penyusuran di Sungai Batanghari namun belum membuahkan hasil. 

“Kami mencari dengan menggunakan perahu ketek orang desa, tapi belum ditemukan. Kami  berharap bisa segera ditemukan apapun kondisnya,” kata Tumenggung Celitai. 

Ninda, kakak korban mencertakan kejadian yang menimpa adiknya itu, Kamis pagi (26 November) sekitar jam 9.

Baca juga: LINK NONTON Live Streaming Mike Tyson Vs Roy Jones Jr di Tinju Dunia Minggu 29 November 2020 Siang

Baca juga: Kisah Unik Profesor Hukum Ditilang Polantas, Melawan Sampai Mahkamah Agung, Keluar 9 Tahun

Baca juga: NGAMUKNYA Rizky Billar Kala Difitnah Sosok Ini, Teman Dekat Lesti Kejora Sampai Lakukan Hal Ini

Ninda dan Nyilat, berboncengan sepeda motor, sekitar 20 km dari lokasi pemukiman mereka dengan tujuan pasar Sungai Rengas, yang terletak di seberang Sungai Batanghari dari pemukiman mereka.  

Sesampainya dipenyeberangan Sungai Rengas, keduanya menumpang perahu.  

Ketika sudah hampir sampai diseberang, entah bagaimana, kejadiannya tiba-tiba Nyilat tercebur ke dalam sungai.

Proses pencarian seorang laki-laki warga SAD umur 20 tahun bernama Nyilat, tenggelam di Sungai Batanghari, Kamis (26/11/2020) sekira pukul 09.00 WIB.
Proses pencarian seorang laki-laki warga SAD umur 20 tahun bernama Nyilat, tenggelam di Sungai Batanghari, Kamis (26/11/2020) sekira pukul 09.00 WIB. (Istimewa)

Ninda yang mendengar suara jatuh sempat melihat ke belakang, dan melihat kaki adiknya sudah dalam posisi terbalik di dalam air.

Ia berusaha untuk menolong, namun kondisi perahu yang ditumpanginya, tidak memungkinkan dirinya  leluasa bergerak. Nyilat hanyut tanpa bisa diraihnya.

Halaman
12
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved