Breaking News:

Pilkada di Jambi

Kapolda Jambi dan Bawaslu RI Tinjau Gudang Logistik KPU Sungaipenuh dan Kerinci

Tiba di Kota Sungai Penuh, Kapolda Jambi, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, bersama dengan Kepala Bawaslu RI, Abhan

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/herupitra
Kapolda dan Bawaslu cek logistik KPU Sungai Penuh, Sabtu (28/11/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tiba di Kota Sungaipenuh, Kapolda Jambi, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, bersama dengan Kepala Bawaslu RI, Abhan, tinjau gudang logistik KPU Sungaipenuh dan Kerinci, Sabtu (28/11/2020) sore.

Meski di luar agenda awal Albertus langsung mendampingi Ketua Bawaslu RI, untuk meninjau langsung kondisi surat suara di Gudang Logistik KPU.

"Ini di luar jadwal bapak Kapolda, karena tiba di Sungai Penuh, kebetulan ada bapak Ketua Bawaslu, jadi langsung tinjau bersama-sama," kata Kuswahyudi Tresnadi, Sabtu (28/11/2020) sore.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda bersama dengan rombongan Bawaslu RI sedang menuju Gudang Logistik KPU Kerinci, usai meninjau Gudang Logistik Bawaslu Kota Sungai Penuh. (tribunjambi/aryo tondang)

--

Baca juga: Sebulan, Polres Tanjabbar Amankan 18 Tersangka Narkoba, BB Ratusan Gram Sabu

Baca juga: Kronologi ST dan MA Ditangkap Saat Layani Seorang Pria, Mucikari Jadi Tersangka

Baca juga: PENTING! Bila Menghalangi Petugas Kesehatan akan Dikenakan Sanksi

KPU Tidak Bisa Pecat Petugas KPPS Reaktif

KPU Kota Jambi tidak bisa memberhentikan petugas KPPS yang terindikasi reaktif.

"KPU tidak bisa mengganti, atau memberhentikan petugas KPPS yang reaktif," ujar H Abdul Rahim, Komisioner KPU Kota Jambi, Selasa (24/11/2020).

H Abdul Rahim, Komisioner KPU Kota Jambi mengatakan bahwa yang bisa mereka lakukan hanyalah melaporkan hasil tersebut ke tim gugus tugas.

"Yang reaktif dilaporkan ke tim satgas," ucap H Abdul Rahim.

Langkah yang selanjutnya, petugas KPPS yang reaktif kemudian dianjurkan melakukan isolasi mandiri. 

Untuk jumlah petugas KPPS di Jambi jumlahnya cukup besar yakni 12.006 orang. 

Sedangkan jumlah yang reaktif sendiri belum secara pasti terdata.

Namun sementara hasil yang diketahui berjumlah lebih kurang 200 orang lebih.

(tribunjambi/Hendri Dunan Naris)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved