Breaking News:

Korban Tenggelam di Sungai Batanghari

Hari Ketiga Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Masih Nihil, Nyilat Terbawa Arus

Pencarian koban tenggelam, Nyilat (20) warga Suku Anak Dalam (SAD) yang terbawa hanyut di Sungai Batanghari hingga Sabtu, (28/11/2020) malam

Penulis: A Musawira
Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Proses pencarian Nyilat (20) warga SAD yang tenggelam di Sungai Batanghari, hingga kini belum ditemukan, Sabtu (28/11/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pencarian koban tenggelam, Nyilat (20) warga Suku Anak Dalam (SAD) yang terbawa hanyut di Sungai Batanghari hingga Sabtu, (28/11/2020) malam, belum ditemukan.

Lokasi peristiwa di RT 08 Kelurahan Simpang Sungai Rengas, Kabupaten Batanghari.

Kapolsek Maro Sebo Ulu, AKP Heri Triyanto mengatakan, untuk giat pencarian hari ini di Sungai Desa Tebing Tinggi dan rencana kegiatan besok di aliran sungai di Kecamatan Mersam.

“Karena dimungkinkan korban terbawa arus yang deras,” kata AKP Heri Triyanto, Sabtu (28/11/2020) melalui via pesan WhatsApp.

Sementara itu, Komandan Regu Operasi Pencarian dari BPBD Batanghari, M Azhari kepada Tribunjambi.com mengatakan tim tengah melakukan pemantauan di aliran Sungai Baung, hingga malam ini.
 

Baca juga: Pantau Gudang Logistik KPU Sungaipenuh & Kerinci, Kapolda dan Bawaslu Temukan 800 Surat Suara Rusak

Baca juga: VIDEO: Sosok Pria Ini Bikin Iran Meradang, Bersumpah akan Membalas Israel

Baca juga: Sudah Dua Hari, Hujan Badai Hambat Proses Pencarian Warga SAD yang Tenggelam di Sungai Batanghari

“Tim saat ini berada di sekitar 30 kilometer dari titik pertama korban terjatuh,” kata M Azhari.

Azhari mengungkapkan dulu pihaknya pernah menemukan korban tenggelam disekitar Sungai Baung, dan ada kemungkinan juga ada didekat sini.

“Saat ini tim berada di Sungai Baung, kita melakukan pemantauan diatas getek dengan tenda dan lampu sorot,” ujarnya

Lebih lanjut Azhari mengatakan saat ini kondisi tinggi muka air di angka 328 sentimeter. Tentu derasnya arus sungai menjadi kendala dalam proses pencarian.

“Dengan kondisi seperti ini, kita membagi tim, masing-masing tim anggota tujuh orang,” tutupnya. (tribunjambi/musawira)

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved