Breaking News:

Berita Tanjab Timur

2020 Sudah Mau Habis, PAD Tanjab Timur Baru Mencapat Target 50 Persen

2020 sudah mau habis, PAD Tanjab Timur baru mencapai target 50,4 persen. PAD baru tercapai  sebesar Rp 55.676.871.346,13.

tribunjambi/abdullah usman
Suasana di satu sudut Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Saat ini target PAD Tanjab Timur baru mencapai 50,4 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD)  baru tercapai  sebesar Rp 55.676.871.346,13. 

2020 Sudah Mau Habis, PAD Tanjab Timur Baru Mencapat Target 50 Persen

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - 2020 sudah mau habis, PAD Tanjab Timur baru mencapai target 50,4 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru tercapai  sebesar Rp 55.676.871.346,13.

"PAD Tanjabtim yang baru terserap saat ini baru sebesar Rp 28.066.557.639.91," kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tanjabtim, Nusirwan melalui Kabid Pendapatan, Inos.

Pihaknya ada memberikan relaksasi pajak untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Relaksasi PBB tersebut diberlakukan sejak bulan September sampai Desember 2020.

Baca juga: Fadli Zon Berpeluang Besar Jadi Menteri KKP, Peneliti Ini Ingatkan Jokowi untuk Hati-hati, Ada Apa?

Baca juga: Budi Setiawan 12 Kali Beraksi Bongkar Rumah Orang, Hasil Kejahatannya Dibelikan Sabu-sabu

Baca juga: Terbiasa Pakai Make Up Ratusan Ribu Nagita Slavina Ditantang Aurel Dandan Pakai Make Up Rp 25 Ribuan

Di mana dari target sebesar Rp 2,2 Miliar yang baru terserap sebesar Rp 1,3 Miliar.

"Kami optimis sampai dengan pertengah bulan Desember 2020 PBB akan tercapai sekitar 90 persen," jelasnya.

Ia bilang,  ada empat pajak yang serapannya over target, yakni pajak restoran, reklame, air dan tanah serta walet.

Sedangkan untuk PAD yang mengalami penurunan berada di pajak Hotel. Di mana penurunan tersebut, imbas dari pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

"Sehingga tamu yang datang ke hotel drastis turun, sehingga berimbas ke pendapatan hotel. Dari target sebesar Rp 5.100.000 yang baru terserap sebesar Rp 1.850.000,"  ujarnya.

Sementara, untuk potensi PAD di Tanjabtim dari tahun ke tahun, yakni pajak restoran, reklame, air dan tanah, walet dan PBB.

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta RCTI 27 November, Penyebab Roy Meninggal yang Tak Diketahui Al, Elsa Pelakunya

Baca juga: Ayu Ting Ting Bicara Soal Enji Baskoro dengan Rio Motret, Suruh Bilqis Keluar dan Larang Mendengar

Yang jelas, pihaknya optimis untuk PAD akan tercapai sebelum 23 Desember 2020.

"Memang sebagian pajak yang terkendala akibat Covid-19, sehingga mengakibatkan PAD Tanjabtim menurun," pungkasnya. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved