Breaking News:

Pasca Kebakaran di Tanjabtim, Surat Yasin dan Kaligrafi Nama Allah dan Nabi Muhammad Ditemukan Utuh

Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan satu unit rumah warga Parit Pulau, RT 18, RW 05, Kelurahan Mendahara Ilir

ist
Anggota Pemadam Tanjabtim Temukan Yasin dan Kaligrafi Selamat dari Kebakaran Rumah di Mendahara 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan satu unit rumah warga Parit Pulau, RT 18, RW 05, Kelurahan Mendahara Ilir pada Selasa (24/11) menyisakan cerita unik dari petugas pemadam.

Meski rumah semi permanen yang diketahui milik Hj Muhayyang tersebut tidak berhasil diselamatkan akibat amukan si jago merah, namun terdapat kisah unik yang dapat diambil hikmah tersendiri bagi kalangan masyarakat.

Pasca kebakaran, petugas pemadam tengah melakukan proses pendinginan tanpa sengaja petugas menemukan buku yasin yang masih utuh meski di tengah puing-puing rumah yang telah terbakar.

Tidak hanya menemukan satu buku surah yasin yang selamat dari kobaran api yang mengganas, petugas tersebut juga menemukan sepasang kaligrafi berlafazkan tulisan Allah dan Muhammad yang terbuat dari kaca selamat dari bara yang menghanguskan seisi rumah.

Anggota Pol-PP Kabupaten Tanjabtim, Randika Rizqi Ramadhan yang pertama kali menemukan buku yasin tersebut menuturkan, saat dirinya bersama beberapa rekan lainnya tengah melakukan pendinginan.

"Awalnya saya tidak mengira jika buku tersebut sebuah buku yasin, setelah saya ambil dan saya lihat baru saya takjub dan berucap. Ternyata buku tersebut surah yasin yang selamat dari amukan api," ujarnya.

"Yasin tersebut masih terlihat utuh, bahkan nyaris tidak sedikitpun terjilat api, hanya bagian pinggir buku saja yang terlihat menguning akibat panas," tambahnya.

Tidak hanya buku surah yasin saja yang ditemukan selamat saat proses pendingin, anggota lainnya juga menemukan sepasang kaligrafi berlafazkan Allah dan Muhammad yang terbuat dari kaca masih utuh tanpa retak maupun pecah akibat panasnya api.

"Kedua temuan tadi sama sama berada di rumah warga yang terbakar tersebut, kejadian ini terbilang cukup langka," ujarnya.

Pasalnya, secara teori bahan kertas dan kaca akan mudah hancur jika terpapar atau berada di tengah suhu yang panas (kebakaran) namun apa yang terjadi pada dua temuan ini cukup aneh dan tersimpan makna tersendiri.

Dirinya juga tidak mengetahui pasti, terkait pemilik rumah tersebut kesehariannya. Apakah termasuk ulama atau tetua ahli ibadah di kampung tersebut mengingat dirinya hanya bertugas melakukan pemadaman saat itu.

"Yang jelas pemilik rumah tersebut merupakan haji, " ujarnya.

"Saya memang tidak mengira kalau itu buku Yasin dan berisikan ayat ayat Allah, terus pas saya buka saya pun kaget, trus kata kasi trantib saya, foto aja dek biar bisa bikin snap, awalnya sih cuman untuk bikin snap. Semoga pengalaman ini menjadi berkah dan pintu hidayah bagi orang orang yang terketuk hatinya," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved