Breaking News:

Gegara Donat yang Mau Dijual Dimakan, Ayah Aniaya Putrinya Pakai Kayu hingga Kepala Robek

Pria yang berprofesi sebagai petani itu, memukul anaknya menggunakan pelepah pohon lontar di bagian kepala sehingga mengalami luka robek

takasuu
ilustrasi kekerasan pada anak 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang warga Desa Batnun, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, berinisial MS (40), menganiaya putri kandungnya berinisial AS (8).

Pria yang berprofesi sebagai petani itu, memukul anaknya menggunakan pelepah pohon lontar di bagian kepala sehingga mengalami luka robek dan mengeluarkan darah.

"Kejadiannya kemarin. Kasusnya sedang kami tangani dengan memeriksa sejumlah pihak yang terkait," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera, ketika dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu (25/11/2020) petang.

Kejadian itu, lanjut Bahtera, bermula ketika pihaknya memperoleh informasi penganiayaan melalui media sosial.

Berbekal informasi itu, anggota polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian perkara.

Baca juga: Gisel Pamer Perut Ratanya di Instagram, Kolom Komentar Pacar Wijin Disorot Soal Video Syur 19 Detik

Baca juga: Gisel Pamer Perut Ratanya di Instagram, Kolom Komentar Pacar Wijin Disorot Soal Video Syur 19 Detik

Baca juga: Sosok Nissa Risky, Adik Angkat Betrand Peto? Ini Posisinya Dalam Keluarga Ruben Onsu dan Sawendah

Menurut Bahtera, MS menganiaya anaknya di dalam rumah.

Penganiayaan itu dilakukan lantaran MS kesal putrinya memakan kue donat yang akan dijual.

Kepala AS yang berdarah, kemudian difoto oleh para tetangga dan disebar ke media sosial.

Polisi yang turun ke tempat kejadian, kemudian membawa korban ke Puskesmas Panite untuk divisum dan dirawat secara intensif.

"Pelaku saat ini sudah diamankan dan ditahan di Polsek Amanuban Selatan," ujar dia. 

Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved