Breaking News:

Berita Merangin

Banjir di Merangin Meluas, Tiga Desa di Pamenang Sudah Terendam, Warga Belum Mengungsi

Banjir tersebut merendam puluhan rumah di desa tersebut. Meski demikian, saat ini belum ada warga yang mengungsi.

ist
Jembatan Gantung di Desa Karang Birahi Merangin Putus 

TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Banjir di Kabupaten Merangin meluas. Tak hanya sebagian desa di enam kecamatan, sekarang banjir menyasar ke Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin.

Untuk saat ini, ada tiga desa di Pamenang yang dilaporkan sudah tergenang banjir. Yakni desa Muaro Blengo, Kroya,Tanjung Gedang dan Empang Benao.

Banjir tersebut merendam puluhan rumah di desa tersebut. Meski demikian, saat ini belum ada warga yang mengungsi.

Kapolsek Pamenang Iptu Fathur Rahman membenarkan hal tersebut. Menurut dia, pihaknya bersama instansi terkait telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir. Bantuan tersebut berupa mie instan, beras dan makanan lainnya.

Baca juga: Buron Kasus Auditorium UIN Sulthan Thaha Saifuddin Minta Waktu Cari Uang

Baca juga: Jembatan Batanghari I Bakal Ganti Bantalan Karet, Mulai Hari Ini Dilakukan Buka Tutup Jalan

Baca juga: Sebanyak 995 Pengawas Kecamatan Hingga TPS di Sarolangun Dirapid Test

"Sebagian korban kita bantu bahan makanan," kata Iptu Fathur Rahman, Kamis (26/11).

Banjir yang melanda Pamenang merupakan air kiriman dari hulu Batang Merangin, sebab beberapa hari terakhir ini, daerah huluan sungai juga mengalami kebanjiran.

Meluapnya air sungai ini disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang turun beberapa waktu belakangan ini. Hujan yang turun benar-benar deras dengan waktu yang lama.

Selain mengalami kebanjiran, satu jembatan gantung yang berada di Desa Karang Birahi Kecamatan Pamenang juga ambruk.

Ambruknya jembatan ini dikarenakan hantaman kayu yang hanyut dari huluan sungai, sehingga jembatan tersebut tak kuat menahan beban kayu tersebut.

"Di perkirakan disebabkan terkena terjangan tumpukan sampah yang hanyut," kata Fathur.

Camat Pamenang Habazoh juga membenarkan jika jembatan tersebut ambruk. Menurut dia, jembatan tersebut merupakan jembatan satu-satunya didesa tersebut.

Saat ini, ada ratusan kepala keluarga yang terisolir dikarenakan jembatan tersebut. Namun demikian, Habazoh menyebut pemerintah akan langsung bertindak mengatasi hal itu.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved