Breaking News:

Penanganan Covid

Kabupaten Tanjabtim Jadi Zona Orange Covid-19, Usai Penambahan 6 Kasus

Sejak bertambah 6 kasus positif Covid-19 pada Minggu (22/11) lalu, zona Kabupaten Tanjabtim naik dari zona kuning menjadi zona orange.

Tribunjambi/Zulkifli
Sekertaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sapril. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Kasus Covid-19 di Tanjabtim beberapa pekan terakhir kembali bertambah.

Itu mengakibatkan status zona di Tanjabtim dari kuning naik menjadi orange.

Sejak bertambah 6 kasus positif Covid-19 pada Minggu (22/11) lalu, zona Kabupaten Tanjabtim naik dari zona kuning menjadi zona orange.

"Ya benar, untuk penambahan Covid-19 yang baru-baru ini, zona kita naik menjadi zona Orange," ujar Sekda Tanjabtim, Sapril, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Tak Akui Pacaran dnegan Afgan, Rossa Pernah Nangis saat Akan Ditinggal, Ivan Gunawan Beri Alasannya

Baca juga: Edhy Prabowo Kemarin Diuji Penyakit Corona dan Sembuh, Kini Diuji OTT KPK, Mungkinkan Bisa Lolos?

Baca juga: Ternyata Menteri KKP Edhy Prabowo Sudah Jadi Target OTT KPK, Novel Baswedan Pimpin Penangkapan

Lanjutnya, penambahan kasus Covid-19 dari masyarakat Kabupaten Tanjabtim itu tidak terlalu signifikan.

Zona Kabupaten Tanjabtim meningkat, akibat adanya transferan cluster Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah beberapa waktu lalu.

"Kenapa kasus Covid-19 Tanjabtim melonjak, ya karena ada transferan dari Ponpes Al-Hidayah. Karena ada santri Ponpes Hidayah yang positif, maka santri yang pulang ke Tanjabtim kita telusuri dan kita Rapid Test, yang reaktif kita tindaklanjuti karantina dan di SWAB," jelasnya.

Dirinya berharap, untuk kedepannya pihak Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi atau kabupaten Kota setempat bisa membantu jika sekiranya ada kejadian seperti ini lagi, agar untuk ditanggulangi terlebih dahulu, jangan langsung dipulangkan.

"Sekitar 72 santri Al-Hidayah yang dipulangkan ke Tanjabtim, separonya reaktif dan yang positif Covid-19 sekitar 15an orang. Ini lah yang menyebabkan zona kita (Tanjabtim), red) langsung berubah menjadi Orange," ungkapnya.

Sementara, untuk tempat karantina dan perawatan pasien Covid-19, Tim Gugus Tugas sudah mempersiapkan tempat cadangan.
Rencana penggunaan Tribun B GOR Paduka Berhala Muara Sabak dibatalkan, karena terkendala masalah teknis. Jadi dialihkan ke Hostel di RSUD Nurdin Hamzah.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved