Breaking News:

Pelaku PETI di Tebo Tertimbun Longsor

BREAKING NEWS Satu Pelaku PETI di Lokasi PT PHK Tebo Tewas Tertimbun Longsor

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu orang pekerja PETI yang berada di wilayah Tebo Ilir, tewas tertimbun longsor tebing didalam lokasi tambang e

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
istimewa
Satu Pelaku PETI di Lokasi PT PHK Tebo Tewas Tertimbun Longsor 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Satu pelaku Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Kabupaten Tebo yang berlokasi di PT PHK tewas tertimbun longsor.

Aktivitas PETI di Tebo kembali memakan korban. Kali ini satu orang dikabarkan tewas dalam aktivitas ilegal tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu orang pekerja PETI yang berada di wilayah Tebo Ilir, tewas tertimbun longsor tebing di dalam lokasi tambang emas, Senin (23/11/2020) lalu.

Korban yang dikabarkan tewas saat bekerja di lubang PETI itu berada dalam lahan perkebunan Koperasi Tunas Muda. Sebagaimana diketahui koperasi tersebut merupakan mitra dari PT Persada Harapan Kahuripan (PHK).

Baca juga: Perda Protokol Kesehatan di Bungo Sedang Dibahas Dewan, Pelanggar Bisa Kena Denda

Baca juga: Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Pelayanan di Puskesmas Muara Bulian Perketat Prokes, Ini Tujuannya

Baca juga: Debit Air Sungai Batanghari Capai 133 Cm, BPBD Batanghari Belum Terima Loparan Banjir

Dilokasi tersebut, KH, warga sekitar mengungkapkan belasan mesin dompeng darat beroperasi di daerah Sungai Badak dan Pematang Kapuk.

”Ada dua lokasi tempat beroperasinya dompeng daratnya. Itu ada didaerah Pematang Kapuk dan Sungai Badak. Akibat dompeng darat itu juga pohon kelapa sawit anggota koperasi Tunas Muda bertumbangan," kata narasumber.

"Sejauh ini belum nampak tindakan dari pihak terkait dengan beroperasinya PETI disitu, sampai terjadinya korban meninggal disana,” sebutnya.

Bahkan dia mengungkapkan, aktivitas PETI berada di kawasan koperasi dan perusahaan tersebut telah diketahui, namun belum ada tindakan untuk menghentikannya.

"Seperti ada pembiaran. Padahal, pihak Koperasi sudah mengetahui kegiatan PETI disana, tapi diam saja," katanya lagi.

Sementara, dari tewasnya tiga orang pekerja PETI itu dikatakan Jamzuri, selaku PJS Kades Tuo ilir mengatakan bahwa kejadia itu diperkirakan sekitar Pukul 14.00 WIB.

Dia juga turut membenarkan lokasi kejadian tersebut berada dalam areal PT. PHK (makin grup).

”Saya juga mendapat kabar kejadian itu, saya lagi di Jambi. Ceritanya orang itu sedang dompeng disitu terus ketimbun tanah, kejadian meninggal sekitar pukul 14.00 WIB kemarin siang. Saya dengan informasi, malam tadi korban belum dimakamkan, masih dirumah duka,” kata Jamzuri via telepon selulernya, Selasa (24/11/2020).

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polres Tebo, terkait adanya PETI yang beroperasi dilokasi itu berada di areal PT PHK (Makin). Dimanana sebelumnya, juga telah memakan korban yang sama.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved