Breaking News:

Berita Merangin

Banjir Menggenangi Sejumlah Wilayah di Merangin, Bakal Banyak Desa yang Terisolir

Banjir yang masuk ke pemukiman tersebut sudah mulai merendam rumah warga.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Kondisi banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Merangin. 

TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Merangin sejak Minggu (22/11/2020) membuat sejumlah wilayah terendam banjir.

Banjir yang masuk ke pemukiman tersebut sudah mulai merendam rumah warga.

Tak hanya merendam rumah, fasilitas umum seperti sekolah, masjid, jalan raya dan sebagainya juga ikut terendam.

Hingga kini, belum ada laporan secara resmi berapa desa yang terendam banjir.

Baca juga: Irjen Napoleon Curhat, Ia Ditahan di Rutan Bersama Maria Pembobol BNI, Pernah Ditangkapnya di Serbia

Baca juga: VIDEO FPI Tak Terdaftar sebagai Ormas di Kemendagri, Ini Penyebabnya

Baca juga: Arus Penumpang Pelabuhan Tanjabbar Mulai Ramai, di Pelabuhan LLASDP Melonjak 20 Persen

Namun informasi yang berhasil dihimpun, saat ini baru dua kecamatan yang melaporkan adanya banjir.

Pertama Kecamatan Tabir Ilir, Lubuk Napal, Ulak Makam, Lubuk Bumbun dan ada beberapa desa lainnya yang terendam.

Camat Tabir Ilir Muhammad Yunus menyebut saat ini jalan di Desa Lubuk Napal sudah terendam setinggi lebih kurang 1 meter.

Tidak bisa dilewati kenderaan roda dua maupun roda empat.

Tak hanya itu, jalan poros Ulak makam juga sudah terendam setinggi lebih kurag 1 M. Juga tidak bisa di lewati kenderaan Roda dua maupun empat.

"Permukaan air saat ini bertambah naik dan dalam. Kondisi masih aman dan terkendali," kata Yunus.

Dengan kondisi itu, sebagian masyarakat sudah mulai pindah atau mengungsi kerumah keluarga atau kerabat yang masih aman dari banjir.

"Rumah penduduk yg terkena banjir baru di data oleh perangkat Desa," imbuhnya.

Banjir juga merendam desa Aur Berduri, dan Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan.
Di sini air sudah merendam jalan poros setinggi 1,5 meter sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibat banjir tersebut, banyak desa yang bakal terisolir, karena akses kendaraan menuju desa tersebut terputus.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved