Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Warga Pinggir Sungai Waspada Hujan di Malam Hari, BPBD Imbau Masyarakat Jangan Tidur Terlalu Nyenyak

Pascainsiden bencana longsor yang menyeret 2 rumah di Kecamatan Mendahara masuk ke sungai, warga diimbau jangan tidur nyenyak saat hujan malam hari

tribunjambi/abdullah usman
Lokasi longsor yang buat dua unit Rumah di Parit 6 Dusun Jaya Abadi Desa Menteng Kecamatan Mendahara masuk ke dalam sungai, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 04.00 WIB 

Warga Pinggir Sungai Waspada Hujan di Malam Hari, BPBD Imbau Masyarakat Jangan Tidur Terlalu Nyenyak 

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pascainsiden bencana longsor yang menyeret dua unit rumah di Kecamatan Mendahara masuk ke sungai, BPBD Tanjung Jabung Timur akan kirimkan surat ke setiap Kecamatan.

Pada Senin (23/11/2020)  BPBD Tanjabtim akan mengirimkan surat ke setiap Kecamatan terutama Kecamatan yang banyak penduduk di kawasan pesisir.

Dikatakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjabtim Inda Gunawan, setelah mendapatkan informasi dan laporan pihaknya langsung menginstruksikan petugas piket untuk meninjau lokasi kejadian.

Baca juga: Bawaslu Batanghari Teruskan Laporan Pelanggaran Netralitas ASN ke KASN, Ada 5 Kasus

Baca juga: Tidak Ada Pertemuan Wakil Presiden Maruf Amin-Habib Rizieq Shihab, Masduki: Belum Miliki Rencana!

Baca juga: Kondisi Anak Jessica Iskandar Kurus Mendadak Jadi Sorotan, Banyak yang Khawatir hingga Banjir Doa!

"Kita sudah turunkan anggota untuk mengecek dan difokuskan untuk penataan awal. Kita juga sedang berupaya untuk koordinasi dengan pihak sosial," ujarnya.

Guna mengantisipasi hal serupa kembali terjadi, pihaknya terus melakukan himbauan dan memberikan warning bagi masyarakat melalui pejabat Desa masing masing.

"Senin ini kita akan mengirimkan surat ke setiap Camat untuk lebih waspada dan hati hati lagi di musim penghujan ini yang puncaknya pada bulan Desember nanti," katanya.

Dua unit Rumah di Parit 6 Dusun Jaya Abadi Desa Menteng Kecamatan Mendahara longsor ke dalam sungai, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 04.00 WIB
Dua unit Rumah di Parit 6 Dusun Jaya Abadi Desa Menteng Kecamatan Mendahara longsor ke dalam sungai, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 04.00 WIB (tribunjambi/abdullah usman)

"Terutama warga yang tinggalnya di pinggiran sungai yang rawan longsor. Kalau bisa saat hujan malam tidurnya jangan terlalu nyenyak dan lebih waspada lagi," tambahnya.

Katanya,  musim hujan tahun ini memang terbilang lebih ekstrem. Selain hujan deras juga disertai angin kencang yang dapat berpotensi angin puting beliung dan longsor.

Baca juga: TERUNGKAP SEMUA Alasan Dudung Abdurachman Masuk TNI, Kini Jadi Pangdam Jaya Berani Lawan FPI, Rizieq

Baca juga: Kisah Wahyu Amrullah, Kades Termuda di Tanjab Barat, Terus Jalani Hidup Setelah Diterpa Cobaan

Baca juga: Ngaku Indigo Barbie Kumalasari Ramal Asmaranya Evelyn Nada Anjani: Kayak Ingin Jerumusin Orang!

Hingga saat ini, Kecamatan Mendahara masih menjadi Kecamatan yang paling rawan terdampak longsor dan angin puting beliung, berdasarkan siklus tahunan dan kejadian yang kerap terjadi pada tahun sebelumnya.

"Minggu ke 3 bulan November ini sudah masuk puncak musim penghujan dan Desember nanti puncaknya. Kita minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lagi," pungkasnya. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved