Breaking News:

Berita Tanjab Barat

Kisah Wahyu Amrullah, Kades Termuda di Tanjab Barat, Terus Jalani Hidup Setelah Diterpa Cobaan

Tidak ada hasil yang di capai tanpa sebuah pengorbanan. Hal ini lah yang menjadi motovasi seorang Kepala Desa

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
tribunjambi/samsul bahri
Wahyu Amrullah 

Laporan Wartawan Tribun Jambi
Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Tidak ada hasil yang di capai tanpa sebuah pengorbanan. Hal ini lah yang menjadi motovasi seorang Kepala Desa muda yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Wahyu Amrullah, Kepala Desa Termuda di Kabupaten Tanjabbar ini menceritakan perjuangannya menjalani hidup hingga akhrinya membawa kepercayaan masyarakat desa untuk membangun Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjabbar.

Baca juga: Cuma Ada Dua Cara Klaim Token Listrik Gratis dan Diskon, www.pln.co.id atau Via WhatsApp 08122123123

Baca juga: Ngaku Indigo Barbie Kumalasari Ramal Asmaranya Evelyn Nada Anjani: Kayak Ingin Jerumusin Orang!

Baca juga: Fans Minta Jam Tayang Sinetron Ikatan Cinta Ditambah, Arya Saloka: Jangan Dikira Syuting Gampang

Amrullah lahir di Lubuk Bernai, pada 4 Mei 1989. Putra ketiga dari empat bersaudara ini   harus berjuang untuk mencapai kesuksesan dengan lika-liku yang tidak mudah. Awal cobaan itu datang ketika Ia baru saja menyelesaikan masa kuliahnya di Universitas Jambi dengan meraih gelar Sarjana Hukum.

"Ayah meninggal 10 hari sebelum saya wisuda. Ayah meninggal 7 Desember 2011 dan saya wisuda 17 Desember 2011. Saya merasakan gimana rasa nya wisuda tanpa sosok ayah. Jadi pas wisuda cuma di dampingi sama ibu sama abang sama adik,"ceritanya.

Tidak hanya kehilangan sosok ayah, namun sepeninggalan ayahnya Ia dihadapkan dengan biaya hidup dan beberapa hutang keluarga. Kehilangan sosok ayah memang menurutnya adalah hal terberat dan menggubah hidupnya.

Amrullah Wahyu
Wahyu Amrullah (tribunjambi/samsul bahri)

"Jadi diawal memang diberi cobaan yang saya rasa itu cobaan yang luar biasa. Di usia itu udah di beban kan dengan sedemikian rupa tanggungjawab,"ungkapnya.

Sempat merasakan kesedihan, namun kesedihan itu tidak dirasakan nya berlarut-larut. Karena menurutnya apa semua sudah menjadi ketetapan Tuhan. Berusaha untuk terus berjuang, Ia memulai karir dengan membuka usaha jual beli buah sawit. 

"Sampingan juga kredit mobil, dari mobil untuk langsir buah sampe mobil truknya. Pelan-pelan juga sedikit demi sedikit sambil buka usaha kebun sendiri. Dak jauh-jauh dari sawit juga," ujarnya.

Baca juga: Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan November 2020, www.pln.co.id Atau ke 08122-123-123

Baca juga: Sosok Arya Saloka Pemeran Aldebaran di Sinetron Ikatan Cinta, Mengidolakan Pemeran Tarzan Cantik

Baca juga: Warga Gerebek Pasangan Mesum Pria dan Janda Berstatus PNS, Awalnya Curiga Lampu Selalu Dimatikan

Sebagian orang masih menganggap apa yang di lakukan Wahyu dengan sebelah mata. Hal ini lantaran latar belakang pendidikan Sarjana yang di perolehnya, namun hal itu tidak di pikirkan, karena menurutnya kesuksesan setiap orang berbeda-beda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved