Breaking News:

Daftar Koleksi Museum Perjuangan Rakyat Jambi Tambah, Gunawan Serahkan Puing-puing Pesawat Catalina

Ia mengatakan Gunawan pada 17 Agustus 2020 lalu menyerahkan puing-puing pesawat yang disimpannya untuk dihibahkan menjadi koleksi Museum Perjuangan Ra

Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ
Pesawat Catalina (RI 05) di Museum Perjuangan Rakyat Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada 2020, Museum Perjuangan Rakyat Jambi terdapat dua jenis koleksi baru.

Yulhandri, Bimbingan dan Publikasi Museum Perjuangan Rakyat Jambi, mengatakan museum kedatangan beberapa puing-puing Pesawat Catalina yang jatuh di Sungai Batanghari dan meriam peninggalan kolonial Belanda.

"Puing-puing pesawat Catalina itu dulu sempat disimpan oleh Guan San Gunawan, satu veteran Jambi yang menjadi saksi bagaimana pesawat Catalina jatuh dalam tugasnya mengantar logistik untuk anggota AURI di Jambi," ungkapnya, Jumat (20/11/2020).

Ia mengatakan Gunawan pada 17 Agustus 2020 lalu menyerahkan puing-puing pesawat yang disimpannya untuk dihibahkan menjadi koleksi Museum Perjuangan Rakyat Jambi.

Yulhandri, Bimbingan dan Publikasi Museum Perjuangan Rakyat Jambi
Yulhandri, Bimbingan dan Publikasi Museum Perjuangan Rakyat Jambi (Tribun Jambi/Monang Widyoko)

"Kemudian pada Oktober lalu Korem 045/Gapu juga menghibahkan meriam peninggalan kolonial Belanda kepada kami. Dengan dihibahkannya meriam ini pada kami, koleksi meriam di museum bertambah jadi delapan," katanya.

Dirinya mengatakan untuk melihat koleksi puing-puing pesawat Catalina itu, koleksi itu saat ini berada di lantai tiga museum. Kemudian untuk koleksi meriam berada di area luar museum.

Sementara itu dalam rangka untuk menarik kembali pengunjung datang ke museum saat kondisi pandemi ini, pihaknya telah mengadakan beberapa kegiatan lomba.

"Kami ada melakukan beberapa kegiatan pada September dan Oktober ini. Terutama untuk tingkat pelajar. Untuk tingkat TK, kami ada mengadakan lomba mewarnai, lalu SD ada lomba melukis dan pembacaan puisi perjuangan," jelasnya.

Kemudian dirinya mengatakan untuk SMP ada lomba musikalisasi puisi dan lomba nyanyi lagu perjuangan. Selanjutnya untuk SMA ada musikalisasi puisi dan membuat cerita perjuangan rakyat Jambi.

"Jadi sistem lombanya itu awalnya online. Kemudian dipilihlah lima besar semua. Lalu kami lombakan lagi di sini," ungkapnya.

Ia mengatakan perlombaan itu semuanya tetap dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Terus untuk Senin, 22 November besok, kami juga akan mengadakan lomba. Yakni lomba menempel pola untuk TK, lalu untuk SMP dan SMA ada lomba cerdas cermat. Tentunya lomba cerdas cermat itu seputar perjuangan rakyat Jambi. Bukan keseluruhan di Indonesia," tutupnya.

( TribunJambi.com /Monang Widyoko )

Baca juga: Cuma Hari Ini Promo BreadTalk Toast-Riffic, Harga Roti Mulai Dari Rp 15.000

Baca juga: Nikita Mirzani Posting Surat FPI di Instagram, Akun Vanessa Angel Langsung Sindiran Tajam

Baca juga: Mengenal Sosok Tegas Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Pernah Jadi Loper Koran Hingga Jualan Kue

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved