Breaking News:

Penanganan Covid

Terdampak Covid-19, Puluhan IKM di Merangin Dapat Pelatihan dari Disperindag Provinsi Jambi

Kepala Disperindag Provinsi Jambi melalui Kasi Sarana Promosi dan Publikasi Ahmad Darmadi menyebut Bimtek dilakukan khusus untuk IKM yang terdampak Co

Tribunjambi/Muzakkir
Puluhan IKM di Merangin Dapat Pelatihan dari Disperindag Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Puluhan pelaku UMKM di Merangin mendapatkan pelatihan dari Disperindag Provinsi Jambi.

Pelatihan yang disertakan bimtek tersebut dilakukan bagi IKM makanan yang terdampak Covid-19.

Kepala Disperindag Provinsi Jambi melalui Kasi Sarana Promosi dan Publikasi Ahmad Darmadi menyebut Bimtek dilakukan khusus untuk IKM yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Merangin ini akan digelar selama tiga hari dengan jumlah peserta 22 orang.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada peserta, sehingga menjadi wirausaha yang inovatif, kreatif dan berdaya saing. Sehingga nantinya bisa memberikan kontribusi kepada daerah, khususnya Kabupaten Merangin.

Baca juga: Promo Superindo Weekday, Diskon Buah Daging Ikan Telur Detergen Pencuci Piring Popok DLL

Baca juga: Deretan Zodiak yang Jatuh Cinta dengan Orang yang Salah, Satu Diantaranya Taurus

Baca juga: Nagita Slavina Bikin Heran Maria Vania Co Host Tukul Arwana, Singgung Raffi Ahmad

"Kegiatan ini nantinya juga akan dilakukan praktek lapangan," kata Darmadi, Kamis (19/11/2020).

Bimtek yang terselenggara di Kantor Dinas Dinas Koperasi UKM Peragangan dan Perindustrian Kabupaten Merangin itu dihadiri anggota Komisi II DPRD Privinsi Jambi, Juwanda, Kadis Perindagkop Kabupaten Merangin M Ladani.

Menurut Ladani, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ini.

"Bimtek ini sangat bermanfaat, dan harapannya dapat diikuti dengan baik oleh peserta," kata Ladani.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Juwanda dalam arahannya mengatakan ditengah bencana wabah Covid-19 ini IKM harus terus tumbuh, terus bergerak. Menjadi tanggungjawab bersama bagaimana IKM tidak berhenti karena musibah tersebut.

"Tidak boleh putus asa, jangan hanya merenungi nasib karena wabah ini. Maka salah satu langkahnya harus terus semangat. Berusaha melakukan pelatihan, pendidikan bagi IKM baru. Sehingga bisa melahirkan kader yang mampu untuk berbuat," ujar Juwanda.

Bimtek bagi IKM seperti ini ditegaskan Juwanda kedepan akan didorong lebih banyak dilakukan dan secara komprehensif dilakukan. Melibatkan banyak pihak, seperti pihak Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya. Sehingga diharapkan menghasilkan output yang maksimal.

Tidak hanya soal pelatihannya, tapi juga bagaimana pihak IKM mendapatkan bahan baku yang berkualitas, hasil produksi yang sehat. Serta pemasaran yang tepat.

"Nah tentu yang paham soal kualitas bahan baku, misalnya makanan contoh keripik ubi. Ya yang lebih paham ubi yang berkualitas Dinas Pertanian, maka terlibat. Begitupun dengan Dinkes dan Koperindag, bagaimana cara pemasaran yang tepat," jelasnya.

Ketika produksi sudah masuk ke pasar yang besar, katakanlah toko retail modern seperti Alfamart, Indomart, dan Mini Market lainnya maka disitu dampak ekonominya akan jauh lebih besar juga.

"Jadi harapan saya setelah pelatihan ini harus terus berkelanjutan, terutama pemasarannya. Peserta ikuti Bimtek dengan serius dan maksimal," imbuhnya.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved