Breaking News:

Masih Terkendala Jaringan, Rencana Layanan Aplikasi Digital di Perpusda

Guna memberikan kemudahan dan menarik minat pembaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanjabtim akan bentuk layanan

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Abdullah Usman
Dinas Perpustakaan Tanjabtim Berencana Bentuk Layanan Aplikasi Digital, Namun Terkendala Jaringan Optik 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Guna memberikan kemudahan dan menarik minat pembaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanjabtim akan bentuk layanan perpustakaan yang berbasis aplikasi digital.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanjabtim, Surakhmat mengatakan, layanan aplikasi digital itu sudah dalam wacana pihaknya.

Namun karena ada kendala, pihaknya saat ini hanya memanfaatkan alokasi yang disediakan oleh Diskominfo Tanjabtim yang hanya sebesar 10 MBPS.

Kalau untuk lebih optimal kita membutuhkan minimal sebanyak 100 MBPS, khusus untuk di layanan perpustakaan saja. Tapi kalau untuk di kantornya, 10 MBPS itu saya rasa itu cukup," katanya, Kamis (19/11).

Namun, lanjutnya, yang terjadi saat ini 10 MBPS itu dibagi dua, 5 MBPS untuk layanan perpustakaan dan 5 MBPS lagi di kantor.

Jadi menurutnya, itu sangat tidak mencukupi, sehingga layanan di perpustakaan berbasis aplikasi digital tidak bisa diterapkan.

"Jika aplikasi digital itu ada nantinya, bisa memudahkan anak-anak sekolah langsung mencari bukunya dengan menuliskan judul di pencarian dan akan muncul semuanya, seperti siapa pengarangnya, kapan terbitnya dan dimana posisi letak bukunya. Jadi anak-anak tidak sulit lagi untuk mencarinya," terangnya.

Terkait kendala tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Diskominfo Tanjabtim, dan mendapat respon yang baik.

Rencananya pada tahun ini akan dibangun jaringan kabel optik sampai ke RSUD Nurdin Hamzah, namun karena pandemi ini jadi terpaksa harus ditunda.

"Kita maklumi dengan kondisi saat ini. Mudah-mudahan kedepannya bisa terealisasi kembali," harapnya.

Selain itu, dalam program wacana digitalisasi tersebut nantinya akan disediakan beberapa monitor yang terkoneksi dengan internet.

Sehingga para pengunjung tidak kesulitan saat mencari judul atau penerbit buku secara manual lagi.

"Seperti yang telah diterapkan di beberapa perpustakaan besar pada umumnya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved