Breaking News:

Kisah Pilu 4 Anak Balita di Tanjung Jabung Timur, Abdurrahman: Sedih, Kalau Cerita Bisa Nangis Saya

Menggambarkan tulang punggung keluarga tersebut baru saja meninggal dunia dan meninggalkan seorang istri dan empat orang anak yang masih balita.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Sulistiono
instagram khuruj_indonesia
Postingan kisah keluarga di akun instagram khuruj_indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kisah pilu seorang keluarga yang harus ditinggal tulang punggung di daerah terpencil di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ini sungguh menyayat hati netizen.

Kondisi tersebut diungkap melalui media sosial Instagram hastag Khuruj_Indonesia dan akun Facebook Rediansyah Rizal.

Melalui akun media sosial tersebut dibagikan beberapa foto pilu kondisi rumah seorang warga di Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu.

Baca juga: Gisel Pilih Menghindar Setelah Diepriksa, Pakar Mikro Ekspresi Sebut Kekasih Wijin Tertekan

Baca juga: Posisi Foto KTP Ariel Tatum Jadi Omongan, Ternyata Silsilah Keluarganya Bukan Orang Biasa

Tidak hanya kondisi rumah yang jauh dari kata nyaman, dalam postingan tersebut juga ditulis hastag duka cita.

Menggambarkan tulang punggung keluarga tersebut baru saja meninggal dunia dan meninggalkan seorang istri dan empat orang anak yang masih balita.

Tak ayal, dari postingan tersebut banyak netizen yang simpati dan merasa iba dengan kondisi keluarga almarhum. Ditambah saat ini selain yatim, istri almarhum harus berjuang menghidupi keempat orang anaknya yang masih kecil dan tinggal di rumah atau tanah yang masih menumpang.

Terkait postingan pilu tersebut, Tribun mencoba mengonfirmasi pihak pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Baca juga: Spoiler One Piece Chapter 996 Pulau Orang Terkuat - Sanji Bertemu Big Mom, Tama Menyelamatkan Nami

Baca juga: Peruntungan Zodiak Kamis 19 November 2020 - Gemini Bertemu Teman Lama, Percintaan Virgo Berombak

Camat Sadu, Frans ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan info jelas terkait hal tersebut dan mengarahkan ke Kades setempat.

"Untuk info itu coba hubungi kepala desa setempat untuk lebih jelas lagi ceritanya, saya lagi dijalan soalnya," ujarnya singkat.

Kepala Desa Sungai Sayang Ahmadia dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved