Breaking News:

Wacana Bangun Depo Arsip Tertahan, Imbas Pandemi Covid-19

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), telah mengusulkan pembangunan Gedung Depo Arsip

tribunjambi/abdullah usman
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanjab Timur lakukan upaya dari sektor meningkatkan literasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), telah mengusulkan pembangunan Gedung Depo Arsip dalam bentuk perencanaan grand design untuk tahun 2020.

Namun wacana baik tersebut harus tersendat akibat pandemi wabah Covid-19.

"Pada tahun lalu kita sudah mencoba menyampaikan usulan pembangunan Gedung Depo Arsip.

Seharusnya tahun ini dilaksanakan untuk perencanaannya, tapi karena pandemi menjadi ditunda," ujar Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanjabtim, Surakhmat.

Dijelaskannya, rencana pembangunan Gedung Depo Arsip ini sudah masuk dalam RPJMD tahun 2021-2024, maka rencana ini merupakan yang prioritas. Jika perencanaan grand design-nya terlaksana, maka di tahun berikutnya bisa dibangun berupa fisiknya.

"Karena tahun ini terjadi refocussing anggaran, mungkin tahun 2021 baru bisa terlaksana perencanaannya," jelasnya.

Menurutnya, Gedung Depo Arsip ini sangat penting bagi masa saat ini dengan masa yang akan datang. Karena berkaitan dengan sejarah pembentukan Kabupaten Tanjabtim pemekaran dari Kabupaten Tanjabbar, baik itu arsip yang berada di seluruh OPD maupun masyarakat.

"Gedung Depo Arsip ini pun akan dibuat dengan standar nasional yang memiliki 11 ruangan secara terpisah dengan fungsi masing-masing, diantaranya ruang khusus Arsiparis, pengolahan, penyimpanan, pelayanan dan ruang khusus bahan kimia," ungkapnya.

Surakhmat menerangkan lebih lanjut, bahwa jika Kabupaten Tanjabtim telah memiliki Gedung

Depo Arsip, maka arsip sejarah terkait Kabupaten Tanjabtim akan dipindahkan ke gedung tersebut.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Kabupaten Tanjabbar terkait arsip Kabupaten Tanjabtim yang ada di sana.

"Kita sudah koordinasi dengan Kabupaten Tanjabbar, kata mereka jika nanti ditemukan arsip Kabupaten Tanjabtim, maka akan diserahkan ke kita. Tapi kalau untuk sekarang belum bisa, karena kita belum memiliki Gedung Depo Arsip," terangnya.

Ditambahkannya, saat ini juga Kabupaten Tanjabtim kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus untuk tenaga Arsiparis dan Pustakawan. Namun Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah sudah mengajukan dua formasi untuk tenaga arsiparis dan dua pustakawan.

"Di samping itu, untuk awal kami juga telah memberikan pelatihan pegawai di sini untuk dijadikan tenaga pustakawan dan arsiparis," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved