Breaking News:

Petani Sawit di Jambi Sedang Berbahagia, Harganya Terus Naik, Buahnya Juga Banyak

Dari penetapan harga TBS kelapa sawit hasil produksi perkebunan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada awal November dan Pertengahan bulan ini kian

Tribunjambi/Vira
Tengkulak sawit di Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Petani sawit di Provinsi Jambi saat ini sedang berbahagia, pasalnya harga sawit terus naik dan buah sawit juga sedang banyak akibat faktor cuaca.

Dari penetapan harga TBS kelapa sawit hasil produksi perkebunan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada awal November dan Pertengahan bulan ini kian mengalami kenaikan.

Arif, petani sekaligus pemilik kebun kelapa sawit di Muaro Jambi mengatakan, harga buah sawit yang terus naik ini merupakan kabar baik, dan sangat membantu perekonomian para petani sawit.

“Harga naik ini kita yang bekerja seputar sawit ini tentu sangat senang, dan dengan naiknya harga sawit membantu memulihkan ekonomi kita yang sangat merosot beberapa bulan yang lalu,” ujarnya melalui sambungan telephon, Senin (16/11/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS Uang Rp 50 Juta Hasil Jual Tanah Milik Penumpang Jambi Hilang dari Bagasi Batik Air

Baca juga: Banser Turun Tangan! Ustaz Maaher Terancam Dilaporkan ke Polisi Karena Dianggap Hina Habib Luthfi

Baca juga: Harga HP Samsung November 2020 - Galaxy Z Flip, Galaxy Note20, Galaxy M51, Galaxy M21 Rp 2 Jutaan

“Minggu lalu saya jual hasil panen buah sawit itu harga buah sawit dari petani di sini Rp 1.700 per kilogram, sekarang naik jadi Rp 1.780 per kilogram,” tambahnya.

Arif menambahkan, musim penghujan saat ini sangat bagus untuk pohon sawit, karena membuat buah sawit cepat matang.

“Iya sekarang bisa dibilang musih hujan, tapi kadang juga panas. Maka dari itu buah cepat matangnya dan buahnya juga jadi lebih berat, kualitasnya juga bagus. Inilah yang menguntungkan kita,” ucapnya.

Biasanya arif memanen buah sawit untuk luas satu hektar kebun sawit mendapatkan 1 ton.

“Karena buah lebih cepat matang dan lebih berat juga, hasil panen saya untuk kebun sawit satu hektar itu 1,2 ton,” ungkapnya.

Sementara itu, Ade pemilik kebun sawit di Tungkal Ulu Tanjung Jabung Barat juga mengatakan hal yang sama, bahwa pada musim penghujan seperti sekarang membuat hasil panenya lebih banyak dari biasanya.

“Iya buah sawit saya sekarang sedang banyak-banyaknya. Biasanya hasil panen buah sawit untuk aatu hektar lahan kebun sawit dapat 1 ton lebih sedikit. Namun sekarang mencapai 1,2 ton - 1,3 ton,” ujar Ade.

Ade juga mengatakan dibalik dampak positif pasti ada dampak negatif dari musim penghujan bagi petani sawit,

“Kalau musim huja terus juga membuat jalan jadi licin. Kita mau panen susah dan mengambil buahnya dari kebunpun juga susah,” pungkas Ade.

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved