Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Diterjang Banjir Air Pasang, Empat Kepala Keluarga di Teluk Dawan Tanjabtim Terancam Diungsikan

Banjir air pasang kiriman tersebut sedikit berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

ist
Rumah warga di Tanjabtim yang diterjang banjir air pasang. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sebanyak empat rumah warga di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjabtim tergenang banjir air pasang (Rob).

Banjir air pasang kiriman tersebut sedikit berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

Bahkan banjir air pasang sendiri mengakibatkan putusnya akses jalan menuju rumah warga terutama untuk kendaraan roda dua akibat tingginya muka air.

Ketua RT 04 Kelurahan Teluk Dawan, Usman mengatakan, banjir rob yang terjadi kali ini diluar prediksi warga, pasalnya ketinggian air tidak pernah separah ini.

Baca juga: Terkait Rumah Dinas Camat Limun yang Setahun Tak Dihuni, Ini Tanggapan Sekda Sarolangun

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Buka Hatimu - Armada

Baca juga: Bertemu Dr Erick, Suku Anak Dalam Curhat Ini ke Calon Wakil Bupati Bungo

"Belum hujan air sudah melimpah sampai masuk ke dalam rumah. Ini di luar kebiasaan setiap tahun," ujarnya, Minggu (16/11/2020).

Lanjutnya, saat ini ada beberapa rumah yang sudah mulai digenangi air hingga memasuki kamar. Jika curah hujan terus meningkat kemungkinan besar beberapa warga terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih baik.

Terpisah, Kepala BPBD Tanjabtim, M. Jakfar melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Indra S Gunawan menuturkan, bahwa ada beberapa kecamatan yang terkena dampak banjir rob, seperti Kecamatan Kuala Jambi, Muara Sabak Barat, Muara Sabak Timur, Berbak dan lainnya.

"Kondisi ini terus kita pantau, namun saat ini kita belum mendapat kabar kalau ada warga yang ingin mengungsi. Tapi jika ada, kita siap 24 jam membantu," tegasnya.

Saat ini selain pemantauan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi intens dengan pihak kecamatan terkait perkembangan banjir tersebut. Pasalnya, banjir itu terjadi hanya beberapa jam tidak menetap, dan kemudian akan surut lagi.

"Hari Senin nanti kita akan mengeluarkan surat imbauan terkait bahayanya hewan air saat banjir pasang datang, jadi warga harus tetap lebih waspada dengan kondisi banjir," tukasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved