Breaking News:

Berita Nasional

Kasus Winda Earl dan Maybank Indonesia, OJK: Kalau nasabah tidak bersalah, pasti uang kembali

Uang tabungan yang diminta Winda akan kembali apabila nasabah memang terbukti tidak bersalah dan kesalahan ada pada sistem keamanan Maybank

Editor: Fitri Amalia
instagram.com/windalunardi
Winda Earl Lunardi, sosok yang mendatangi Bareskrim untuk tahu perkembangan uang Rp20 miliar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Raibnya uang milik atlet e-sport Winda Earl di Maybank dengan nilai lebih dari Rp 20 miliar  terpaksa harus diselesaikan di meja hijau.

Dalam proses penyelidikan uang tersebut diketahui diambil oleh Kepala Cabang Maybank Indonesia di Cipulir, Jakarta Selatan.

Karena dinilai banyak kejanggalan dalam tabungan yang dibuka maka pihak Maybank Indonesia masih keberatan mengganti kerugian yang di alami Winda.

Kedua belah pihak baik itu pihak Winda maupun pihak Maybank Indonesia sama-sama melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib.

Maybank Indonesia bersedia membayar kerugian jika memang fakta di persidangan mendukung klaim Winda.

Pihak Maybank Indonesia akhirnya menyewa jasa pengacara kondang Hotman Paris untuk menjadi kuasa hukum yang menangani kasus tersebut di persidangan.

Baca juga: Lowongan Kerja Unilever, Intership Programme 2020 Untuk Lima Bidang

Baca juga: Kapolda Jambi Mengecek Kesiapan SPN Polda Jambi Dalam Rangka Pembukaan Diktuk Ba Polri TA 2020

Baca juga: Berikut Kejanggalan Dalam Kasus Hilangnya Uang Milik Winda Earl Di Bank Maybank

Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) menilai, uang tabungan yang diminta Winda itu akan kembali apabila nasabah memang terbukti tidak bersalah dan kesalahan ada pada sistem keamanan Maybank Indonesia.

Hal itu hanya bisa dibuktikan di pengadilan.

“Kalau nasabah tidak bersalah, pasti uang kembali. Maybank sudah melaporkan, nasabah sudah melaporkan,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan seperti dikutip pada Sabtu (14/11/2020).

Maybank Indonesia sebagai bank besar di Indonesia tidak akan mempertaruhkan reputasinya jika tidak memiliki bukti-bukti pendukung.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved