Breaking News:

Pilkada di Jambi

Pengamat dari Universitas Muara Bungo Soroti Sepak Terjang Petahana, Rentan Manfaatkan Birokrasi

Pengamat nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat rentan dimanfaatkan calon kepala daerah dari petahana dibandingkan penantangnya.

tribunjambi/darwin sijabat
Dr Auri Adham Putro SSos, Pengamat Politik Bungo, yang juga Dosen Fakultas Sosiologi dan Ilmu Politik Universitas Muara Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO -  Pengamat nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat rentan dimanfaatkan calon kepala daerah dari petahana dibandingkan penantangnya.

Dr Auri Adham Putro SSos, Pengamat Politik Bungo mengungkapkan bahwa penggunaan mesin birokrasi oleh petahana sangat rentan terjadi.

"Yang paling menonjol dan sudah menjadi rahasia umum itu adalah kemungkinan petahana menggunakan mesin birokrasi dalam rangka menggalang dukungan," katanya.

Dijelaskannya, hal itu terjadi bukan hanya di tingkat daerah melainkan juga secara nasional. Dan sudah terjadi sejak orde baru.

Oleh karena itu Dosen Fakultas Sosiologi dan Ilmu Politik Universitas Muara Bungo ini ingin melihat proses Pilkada yang fair.

Baca juga: IHSG ditutup melemah 0,92% ke 5.458,60, Asing Catat Net Sell Rp 256,25 Miliar

Baca juga: KRONOLOGI Warga Mayang Ditembaki Pencuri yang Terpojok

Baca juga: Promo Giant Hari Ini Kamis 12 November 2020, Beli 2 gratis 1, Gula Pasir dan Beras Super Murah

Sebab menurutnya, sudah ada regulasi atau rambu-rambu yang kuat untuk mengatur larangan warning bahwa PNS tidak boleh berpolitik.

Mendukung hal itu, dia mempertanyakan komitmen penyelenggara Pemilu untuk menegakkan aturan tersebut.

"Bawaslu diminta untuk benar-benar netral dan kuat. Bukan sekedar netral, tapi harus kuat," katanya.

"Untuk melihat sejauh mana ASN terlibat dalam politik praktis," tambahnya. 

Selain  Bawaslu, saat ini ada lima institusi yang menegakkan keterlibatan ASN dalam berpolitik praktis. Meski sesungguhnya ASN juga memiliki hak politik.

Halaman
1234
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved