Breaking News:

Prancis-Inggris Beri Selamat ke Biden, Penghitungan Suara Mengarah 'Pemerintahan Trump Kedua'

Prancis dan Inggris telah memberi selamat kepada Joe Biden, Mike Pompeo: Penghitungan suara Pilpres AS mengarah pada 'Pemerintahan Trump Kedua'.

AP/Paul Sancya
Joe Biden. Mantan wakil Presiden di era Barrack Obama ini memenangkan Pilpres AS 2020 setelah meraih 284 suara elektoral, Sabtu (7/11/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, WASHINGTON - Joe Biden sudah resmi menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Prancis dan Inggris telah memberi selamat kepada Joe Biden, Mike Pompeo: Penghitungan suara Pilpres AS mengarah pada 'Pemerintahan Trump Kedua'.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Selasa (10/11/2020) menyuarakan keyakinan bahwa setelah setiap suara "sah" dihitung, itu akan mengarah pada "pemerintahan Trump kedua," yang menolak kemenangan penantang Demokrat Joe Biden atas Presiden Donald Trump.

Dia berbicara ketika para pemimpin dunia, termasuk sekutu dekat Washington, Inggris dan Prancis, telah memberi selamat kepada Presiden terpilih Biden.

Trump, seorang Republikan, sejauh ini menolak untuk menyerah dan membuat klaim tidak berdasar bahwa penipuan merusak hasil Pilpres.

"Akan ada transisi yang mulus ke pemerintahan Trump kedua," kata Pompeo dalam konferensi pers Departemen Luar Negeri. Dia kemudian berusaha meyakinkan dunia bahwa transisi pasca pemilu Amerika akan berhasil.

Baca juga: Ramalan shio Hari Ini, Shio Kambing Menikmati Proses Dalam Menyelesaikan Berbagai Masalah Sekarang

"Kami akan menghitung semua suara ... Dunia harus memiliki keyakinan penuh bahwa transisi yang diperlukan untuk memastikan bahwa Departemen Luar Negeri ... berhasil hari ini dan sukses ketika presiden yang menjabat pada 20 Januari juga akan berhasil,"

Biden, yang akan menjabat pada 20 Januari 2021, berisiko mengalami transisi yang tertunda karena Trump telah berjanji untuk terus maju dengan tantangan hukum jangka panjang atas kekalahannya dalam Pilpres.

Anggota parlemen Republik AS telah membela hak Trump untuk melakukannya.

Ketika ditanya tentang komentar Pompeo, Biden tersenyum. Dia juga mengatakan, tidak ada yang akan menghentikan transfer kekuasaan di pemerintah AS.

Baca juga: Habib Rizieq Disebut Akan Pimpin Revolusi Akhlak, Istana hingga Mahfud MD Langsung Komentar Menohok

Ditanya apakah penolakan Trump untuk menyerah menghambat upaya Departemen Luar Negeri untuk mempromosikan pemilu yang bebas dan adil di luar negeri, Pompeo, sekutu dekat dan yang ditunjuk Trump, menolak untuk menjawab pertanyaan spesifik tetapi berkata:

Halaman
12
Editor: Rohmayana
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved