Breaking News:

Prabowo Paling Diharapkan Maju Capres 2024, Demokrat Sebut Elektabilitas Ketua Gerindra Itu Menurun

Hasil survei, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai tokoh yang diharapkan maju di Pilpres 2024 adalah efek dari Pilpres

Instagram @rizky_irmansyah
(Tengah) Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 

Prabowo Paling Diharapkan Maju Capres 2024, Demokrat Sebut Elektabilitas Ketua Gerindra Itu Menurun

TRIBUNJAMBI.COM - Hasil survei, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai tokoh yang diharapkan maju di Pilpres 2024 adalah efek dari Pilpres 2019.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan menanggapi hasil survei Populi Center tersebut.

Ossy mengatakan, untuk mengetahui tokoh potensial maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 terlalu dini.

Namun, ia meyakini akan muncul capres muda di Pilpres 2024 mendatang.

Baca juga: Segera Disidang, Tiga Mantan Anggota DPRD Jambi Masih Ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya

Baca juga: Gatot Nurmantyo Bersedia Hadir di Istana Untuk Diberi Bintang Mahaputera 

Baca juga: DAFTAR 19 Kabupaten/Kota Yang Ditetapkan Dari Zona Oranye Berubah Jadi Zona Merah Covid-19

"Saya pikir munculnya nama Prabowo juga merupakan nama lama efek dari Pilpres 2019. Saya yakin di tahun 2024 mendatang, akan muncul Capres-Capres muda. Yang lebih memberikan harapan bagi perbaikan negeri kita," kata Ossy saat dihubungi, Selasa (10/11/2020).

Ossy menilai, hasil survei Populi Center yang menunjukkan elektabilitas Prabowo sebesar 18 persen itu menunjukkan penurunan.

Sebab, menurut Ossy, seharusnya standar elektabilitas Prabowo berada pada angka 20-28 persen.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Rapat kerja tersebut membahas pengembangan kekuatan TNI, kapabilitas Bakamla, serta penguatan diplomasi di wilayah perairan Natuna.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Rapat kerja tersebut membahas pengembangan kekuatan TNI, kapabilitas Bakamla, serta penguatan diplomasi di wilayah perairan Natuna. (ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI/Kompas.com)

"Saya berpandangan baseline elektabilitas Pak Prabowo itu seharusnya di antara 20-28 persen, berdasarkan survei-survei sebelumnya. Jika kurang dari itu, bisa dikatakan kemerosotan," ujarnya.

Sebelumnya, Lembaga Populi Center merilis hasil survei nasional mengenai dinamika politik di Tanah Air, salah satunya elektabilitas tokoh.

Halaman
12
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved