Breaking News:

Militer Akan Paksa Donald Trum Keluar Gedung Putih, Mantan istri Minta Trump Menyerah dan Akui Kalah

Sikap keras Presiden Donald Trump yang masih belum menerima kekalahannya dari Joe Biden jadi perhatian warga Amerika.

Editor: Teguh Suprayitno
Politico
Donald Trump akan ajukan gugatan ke Mahkamah Agung karena merasa dicurangi di Pilpres AS 

Militer Akan Paksa Donald Trum Keluar Gedung Putih, Mantan istri Minta Trump Menyerah dan Akui Kalah

TRIBUNJAMBI.COM -Sikap keras Presiden Donald Trump yang masih belum menerima kekalahannya dari Joe Biden jadi perhatian warga Amerika.

Bahkan Trump dikabarkan enggan keluar dari Gedung Putih.

Sebagaimana ancamannya karena tidak menerima kekalahan di Pilpres AS.

Menurut pakar keamanan nasional, sejarah panjang transfer kekuasaan secara damai di Amerika Serikat kemungkinan akan terus berlanjut meskipun ada upaya Presiden AS Donald Trump terhadap legitimasi hasil pemilu.

Apa yang akan terjadi pada bulan-bulan ke depan pasca diumumkannya Joe Biden sebagai pemenang Pilpres AS?

Baca juga: 9 Pemimpin Dunia Ini Jadi Sorotan Setelah Joe Biden Menang, Ada Musuh Amerika dan Kawan Trump

Berikut sejumlah pertanyaan dan jawaban penting mengenai kondisi pasca Pilpres AS seperti yang dilansir dari Reuters:

Apakah Trump menghadapi tenggat waktu untuk meninggalkan Gedung Putih?
Jawabannya iya.

Pemilihan presiden AS secara resmi belum berakhir.

Para pemilih - loyalis partai yang biasanya berjanji untuk mendukung kandidat yang mendapat suara terbanyak di negara bagian mereka - akan bersidang pada 14 Desember untuk memberikan suara mereka secara resmi.

Ekspresi lesu Presiden AS Donald Trump saat mengepalkan tinjunya setelah berbicara pada malam pemilihan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, 4 November 2020. Orang dalam Gedung Putih mengungkapkan, di balik ngototnya Trump menolak hasil Pilpres AS, Trump dilanda ketakutan akan dipenjara bila ia tidak jadi presiden karena begitu banyaknya tuntutan hukum terhadapnya.
Ekspresi lesu Presiden AS Donald Trump saat mengepalkan tinjunya setelah berbicara pada malam pemilihan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, 4 November 2020. Orang dalam Gedung Putih mengungkapkan, di balik ngototnya Trump menolak hasil Pilpres AS, Trump dilanda ketakutan akan dipenjara bila ia tidak jadi presiden karena begitu banyaknya tuntutan hukum terhadapnya. (MANDEL NGAN / AFP)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved