Breaking News:

Lebih Sejuta Bidang Tanah di Jambi Tak Bersertifikat, Rentan Terjadi Konflik Lahan

Di Jambi ada sekitar 1.100.000 bidang tanah di Provinsi Jambi hingga kini belum bersertifikat.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
Istimewa
Pemerintah kembali menyerahakan sertifikat tanah secara gratis kepada masyarakat. Kali ini, warga Provinsi Jambi mendapat 18.343 sertifikat tanah yang diserahkan secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo untuk rakyat di Indonesia. 

Lebih Sejuta Bidang Tanah di Jambi Tak Bersertifikat, Rentan Terjadi Konflik Lahan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Konflik lahan rentan terjadi karena status tanah yang belum memiliki sertifikat.

Di Jambi ada sekitar 1.100.000 bidang tanah di Provinsi Jambi hingga kini belum bersertifikat.

Tanah yang belum bersertifikat tersebut mencapai 48 persen dari jumlah total 2.310.000 bidang di Provinsi Jambi.

Tanah yang sudah bersertifikat di Provinsi Jambi baru sekitar 1.209.000 bidang tanah atau baru sekitar 52 persen. Ditarget semua bidang tanah di Provinsi Jambi sudah terdaftar atau bersetifikat pada 2025 mendatang.

Baca juga: 19 Kg Sabu Dari Batam akan Diedarkan di Jambi, Empat Kurir Ditangkap, Ngaku Diupah Rp 20 Juta

Baca juga: Berikut Ini Jenis-jenis Usaha Yang Bisa Mendapatkan Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta 

Baca juga: Cepat Cek, Bantuan Sosial Sebesar Rp 300.000 Untuk 9 Juta Penerima Mulai Dikirim ke Rekening 

Hal itu dikatakan Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi, Dariatna dalam kegiatan penyerahan sertifikat tanah rakyat secara serentak oleh Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (9/11/2020).

Dadat menyampaikan, khusus untuk 2020 ini saja sertifikat tanah yang telah diselesaikan hingga saat ini berjumlah 24.500 sertifikat. Sementara yang dibagikan kemarin sebanyak 18.500 sertifikat.

"Saya juga berterimakasih kepada jajaran pemda. Karena tanpa dukungan dari instansi terkait tentu kita tidak bisa melaksanakan dengan baik. Sehingga ke depan target yang diberikan oleh presiden tahun 2025 semua tanah sudah bersertifikat bisa tercapai," kata Dadat.

Sementara itu Sekda Provinsi Jambi, Sudirman yang hadir dalam kegiatan itu, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh BPN Provinsi Jambi maupun kabupaten/kota.

Menurut Sudirman ini merupakan bagian dari target yang dibebankan oleh presiden kepada kepala BPN Provinsi Jambi maupun kabupaten/kota untuk memenuhi hajat penyelesaian sertifikat.

Baca juga: Berboncengan Pakai Sepeda Motor Bersama Istri & Anak, Terduga Teroris di Banten Ditangkap Densus

Baca juga: SEGERA Cek Rekening, Bantuan Subsidi Upah Untuk Pekerja Tahap II Sudah Mulai Cair

Baca juga: Pesawat Saudi Arabian Yang Bawa Rombongan Habib Rizieq Tiba di Cengkareng Pukul 09.00 Pagi Ini

"Pak presiden menargetkan tahun 2025 tidak ada lagi masyarakat yang memiliki tanah tidak memiliki sertifikat," kata Sudirman.

Menurutnya, apabila masyarakat telah memiliki sertifikat, maka akan memperkecil potensi munculnya konflik lahan.(kip)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved