Breaking News:

Polda Musnahkan 44 Kg Sabu

Dalam 2 Bulan Polda Jambi Amankan 44 Kg Sabu, Dipasok dari Malaysia, Dikemas Pakai Bungkus Teh

Puluhan kilogram sabu-sabu dan pil ekstasi tersebut diamankan dari 22 orang tersangka, yang saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi Mapolda Jamb

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menuangkan sabuyang akan dimusnahkan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dalam kurun waktu dua bulan, Ditresnarkoba Polda Jambi serta Polres jajaran berhasil menggagalkan penyeludupan 44,70 Kg narkotika jenis sabu dan 4.946 butir pil ekstasi.

Puluhan kilogram sabu-sabu dan pil ekstasi tersebut diamankan dari 22 orang tersangka, yang saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi Mapolda Jambi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, sejauh ini, peredaran gelap sabu-sabu maupun pil ekstasi dominan dipasok dari luar negeri.

Baca juga: PLN Jambi Gencarkan Layanan Aplikasi dan Call Cente, Pelanggan Masih Ada yang Tak Puas

Baca juga: Tema ILC Belum Ditentukan Karni Ilyas, Ramai Bahas JK Gambarkan Pencopotan Rizal Ramli

Baca juga: 44 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Dimusnahkan, 22 Tersangka dari Kasus Berbeda Ditahan Polda Jambi

"Sejauh ini yang saya pantau, itu kebanyakan dipasok dari wilayah Malaysia, dan diedarkan di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi," kata Firman, Selasa (10/11/2020) pagi.

Untuk memasok sabu dan narkotika jenis lainnya, kata Firman, para penjajal bisnis haram tersebut juga terus melakukan cara-cara baru, agar tidak tercium oleh aparat Kepolisian.

Untuk beberapa kasus terakhir yang berhasil diungkap oleh Polda Jambi, sebagian besar sabu-sabu tersebut sebagian besar dikemas di dalam kemasan teh warna hijau yang berasal dari China.

Terkait dengan modus tersebut, Firman menduga sabu-sabu dapan bentuk kemasan teh China tersebut merupakan bagian dari pengungkapan kasus besar, yang dilakukan oleh BNN RI.

"Ini masih penyelidikan, tetapi dugaan saya, ini barang yang sama dengan yang diamankan BNN Pusat, yang diekspos oleh kepala BNN Pusat, bapak Arman Depari beberapa waktu lalu," papar Firman.

Tidak hanya dengan kemasan baru, kata Firman, dalam beberapa pengungkapan kasus terakhir, pihaknya juga menemukan sabu-sabu dengan jenis baru.

"Memang ada beberapa jenis baru, seperti permen dia, makanya saya dan instansi terkait akan terus saling berkomunikasi dengan lapisan masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat tentang narkoba ini, jangan sampai mereka tidak paham," tutup Firman.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved