Breaking News:

Polda Musnahkan 44 Kg Sabu

44 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Dimusnahkan, 22 Tersangka dari Kasus Berbeda Ditahan Polda Jambi

Barang bukti sabu dan ekstasi tersebut disita dari 22 orang tersangka, dan dari kasus yang berbeda-beda.

Tribunjambi/Aryo Tondang
Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menuangkan sabuyang akan dimusnahkan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polda Jambi musnahkan 44,70 kg narkotika jenis sabu dan 4.946 butir ekstasi di TPU Aneka Kesejahteraan, Sosial KM 12, Muaro Jambi, Pondok Meja, Selasa (10/11/2020) pagi.

Puluhan kilogram sabu dan ribuan butir ekstasi tersebut merupakan hasil pengungkapan dalam kurun waktu dua bulan, yakni September hingga Oktober 2020.

Barang bukti sabu dan ekstasi tersebut disita dari 22 orang tersangka, dan dari kasus yang berbeda-beda.

"Ini barang bukti yang berhasil diamankan Ditresnarkona Polda Jambi dan Polres Jajaran, dalam periode September sampai Oktober,'" kata Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi, Selasa (10/11/2020) pagi.

Baca juga: Jadi Sorotan, Roy Marten Posting Foto Gading dengan Kalimat Ini, Semua Peristiwa Adalah SeizinNYA

Baca juga: Kondisi Taman Makam Pahlawan Batanghari Mulai Usang, Sisi Selatan Lahan Ditumbuhi Pohon Pisang

Baca juga: VIDEO Seorang Simpatisan Habib Rizieq Meninggal Dunia di Tengah Kerumunan

Firman menyampaikan, pemusnahan sabu dan ekstasi tersebut merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi pihaknya dalam melakukan penyidikan barang bukti yang disita dari para tersangka.

Dia menambahkan, pemusnahan tersebut juga merupakan ketentuan hukum yang harus dilaksanakan, usai mendapat penetapan dari pengadilan.

"Jadi ini untuk menjawab pertanyaan masyarakat, kemana barang bukti yang diamankan selama ini, jadi semua pasti kita musnahkan," paparnya.

Dari 44,70 kg sabu dan ribuan ekstasi yang akan dimusnahkan tersebut, kata Firman, dapat menyelamatkan 36.546 jiwa dari bahaya pengaruh barang haram tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Firman juga mengimbau agar masyarakat tidak mencoba untuk bermain ataupun mengkonsumsi barang haram tersebut.

Menurutnya, untuk melakukan pemberantasan narkoba, tidak hanya menjadi tugas dari kepolisian, melainkan seluruh instansi pemerintahan yang terkait, serta lapisan dan elemen masyarakat.

"Jadi jangan pernah berfikir untuk mencoba bermain dengan narkoba," tutup Firman.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved