Breaking News:

Kemenangan Joe Biden Tidak Akan Hentikan Ketegangan di Laut China Selatan, Ini Kesempatan Indonesia

Kandidat Partai Demokrat Joe Biden berhasil menumbangkan Donald Trump dari kursi Presiden Amerika Serikat (AS).

Editor: Teguh Suprayitno
AP/Paul Sancya
Joe Biden. Mantan wakil Presiden di era Barrack Obama ini memenangkan Pilpres AS 2020 setelah meraih 284 suara elektoral, Sabtu (7/11/2020). 

Kemenangan Joe Biden Tidak Akan Hentikan Ketegangan di Laut China Selatan, Indonesia Disebut Punya Peran

TRIBUNJAMBI.COM - Kandidat Partai Demokrat Joe Biden berhasil menumbangkan Donald Trump dari kursi Presiden Amerika Serikat (AS).

Tetapi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia memandang, terpilihnya Biden sebagai Presiden AS, tidak akan berpengaruh signifikan untuk mengubah kebijakan AS di indonesia.

Menurut Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Gelora Henwira Halim, sejak Barack Obama menjadi Presiden AS hingga Donald Trump, kebijakan AS terhadap Indonesia AS tidak berubah.

Baca juga: Ini Isi Pidato Hebat Joe Biden Setelah Menang Pilpres AS, Penuhi Janji untuk Sembuhkan Amerika

"Tetapi impact (dampaknya, red) pada Indonesia dengan terpilihnya Biden akan membuka lebih banyak ruang untuk negosiasi antara AS dan RRC (China, red). Dimana Indonesia akan memiliki kesempatan lebih besar untuk berperan penting meredakan ketegangan di kawasan," kata Henwira melalui keterangannya, Minggu (8/11/2020).

Menurut Henwira, ketegangan antara AS dan China akan tetap berlanjut dalam hal unjuk kekuatan pertahanan dan militer.

AS tetap akan menggelontorkan anggaran besar untuk mengimbangi kekuatan militer China.

"AS selalu memandang harus ada perimbangan terhadap perkembangan militer RRC terutama aktivitas mereka di Kawasan Laut China Selatan. Kerjasama pertahanan ini yang harus dimanfaatkan betul Indonesia," katanya.

Ilustrasi - Armada kapal perang AS di Pasifik
Ilustrasi - Armada kapal perang AS di Pasifik (Amerika Serikat di Laut China Selatan)

Henwira mengatakan, AS memandang Indonesia sebagai jangkar ASEAN yang berpotensi sebagai sekutu untuk mengimbangi kekuatan negeri tirai bambu di Laut China Selatan.

Indonesia dinilai AS dan juga China merupakan negara ASEAN yang memiliki kredibilitas tinggi sebagai negara yang netral.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved