Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Donald Trump Dihantui Nasib Buruk Ini Setelah Tidak Lagi Jadi Presiden AS, Ancaman Hukuman Menanti

Petahana Presiden Donald Trump saat ini memang masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, hal itu tentunya memiliki hak istimewa dimata hukum

Reuters/Antara
Donald Trump dan sifatnya semasa kecil. 

TRIBUNJAMBI.COM - Nasib buruk ini akan menghantui Donald Trump setelah tidak lagi menjadi Presiden Amerika Serikat.

Pasalnya, Joe Biden dari Partai Demokrat berhasil menang Pilpres AS mengalahkan Donald Trump.

Petahana Presiden Donald Trump saat ini memang masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, hal itu tentunya memiliki hak istimewa dimata hukum baginya.

Kesalahan serta pelanggaran yang dilakukannya tentulah dibela oleh pemerintah.

Tetapi karena hak istimewa sebagai presiden itu, membuatnya kebal.
Donald Trump tiba-tiba rentan terhadap akan rentetan tindakan hukum baik pidana maupun perdata begitu dia kehilangan perlindungan kepresidenan.

Sampai sekarang Trump telah menggunakan hak istimewa eksekutif untuk mencegah orang bersaksi melawannya.

Tetapi ini berubah jika dia kalah dari Joe Biden, seperti yang mungkin terjadi saat ini.

Trump Organization sudah berada di pusat penyelidikan kriminal.

Trump juga menghadapi kasus pajaknya.

Orang dalam Gedung Putih telah mengklaim kepada Mirror bahwa tudingan pemilu telah dicuri darinya sebagian didorong oleh ketakutan Trump untuk masuk penjara.

Harry Sandick, mantan jaksa federal AS, mengatakan:

“Dalam segala hal, cuti (tak lagi jadi presiden) dari jabatannya memudahkan jaksa dan penggugat dalam kasus perdata untuk mengejar kasus mereka terhadapnya."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved