Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi Triwulan III 2020 Terkontraksi 0,79 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2020 dibanding triwulan III-2019 (y-on-y) terkontraksi sedalam 0,79 persen.

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Fitri Amalia
Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyuddin. Sensus Penduduk Segera Dimulai 15 Februari 2020, BPS Ajak Masyarakat Sukseskan SP2020 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berdasarkan Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Kamis (5/11/2020), Perekonomian Provinsi Jambi berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2020 mencapai Rp51,54 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 37,23 triliun.

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2020 dibanding triwulan III-2019 (y-on-y) terkontraksi sedalam 0,79 persen.

Dikatakan Wahyudin Kepala BPS Provinsi Jambi, Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi mengalami Kontraksi terdalam oleh Transportasi dan Pergudangan sebesar 13,33 persen.

Baca juga: Sindiran Telak Joe Biden pada Donald Trump yang Sudah Yakin Menang di Pilpres Amerika: Mereka Curang

Baca juga: VIDEO Tukang Kupas Tebu di Tanggo Rajo Keluhkan Sepi Pembeli

Baca juga: Download Lagu MP3 Lagu Minang Terpopuler Dari Masa ke Masa, Sialah Bulan Hilang s/d Cekrek

“Lalu diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum terkontraksi sebesar 6,88 persen, serta Konstruksi sedalam 6,27 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum serta TPK mengalami pertumbuhan signifikan yang dipicu peningkatan aktivitas sektor tersebut selama triwulan III- 2020, setelah pada triwulan sebelumnya sempat mengalami penurunan aktivitas.

“Namun jika dibanding triwulan yang sama tahun lalu, sektor ini masih tumbuh tertekan sebagai akibat dari pandemik covid-19,” ucapnya.

Ia menyampaikan pada Struktur PDRB Provinsi Jambi menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2020 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (31,08 persen), Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (13,28 persen, Pertambangan dan Penggalian (11,19 persen), Industri Pengolahan (10,92 persen), serta Konstruksi (7,51 persen) masih mendominasi PDRB Provinsi Jambi,” ucapnya.

Dan Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi triwulan III- 2020 (y-on-y), Informasi dan Komunikasi menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,38 persen, diikuti Jasa Keuangan sebesar 0,21 persen, Jasa Pendidikan sebesar 0,19 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,09 persen.

Wahyudin juga menyampaikan Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2020 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 2,26 persen.

“Sektor transportasi selama triwulan III-2020 mengalami peningkatan dipicu peningkatan aktivitas angkutan udara, darat, dan laut. Hal tersebut mengakibatkan meningkatnya pertumbuhan ekonomi kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 18,61 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2020 (q-to-q), Transportasi dan Pergudangan merupakan sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,45 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,31 persen dilanjutkan Industri Pengolahan sebesar sebesar 0,24 persen.

Ia mengatakan Ekonomi Provinsi Jambi kumulatif sampai dengan Triwulan III-2020 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c) terkontraksi 0,26 persen.

“Konstraksi terdalam terjadi pada Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,50 persen, diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum terkontraksi 9,74 persen, serta Jasa Perusahaan sebesar 5,06 persen,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved