Nilai Impor Provinsi Jambi Turun Sebesar 38,76 Persen, Dipicu oleh Komoditi Makanan dan Sejenisnya

Angka nilai impor Provinsi Jambi September 2020 turun sebesar 38,76 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 10,61 juta pada bulan Agustus 20

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Fitri Amalia
Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyuddin. Sensus Penduduk Segera Dimulai 15 Februari 2020, BPS Ajak Masyarakat Sukseskan SP2020 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angka nilai impor Provinsi Jambi September 2020 turun sebesar 38,76 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 10,61 juta pada bulan Agustus 2020 menjadi US$ 6,50 juta pada bulan September 2020.

Wahyudin Kepala BPS Provinsi Jambi mengatakan, Penurunan impor ini dipicu oleh turunnya nilai impor pada kelompok komoditi Makanan dan sejenisnya, kelompok komoditi Bahan Kimia dan Sejenisnya, kelompok komoditi Karet dan Sejenisnya, kelompok komoditi mesin dan alat angkutan. Serta kelompok komoditi hasil industri dan lainnya.

Wahyudin menyatakan Bila dilihat perannya sampai dengan Bulan September 2020, impor Kelompok Mesin dan alat angkutan memberikan kontribusinya 41,09 persen dari total Perkembangan Impor Provinsi Jambi.

Baca juga: Sarolangun Dapat Penghargaan dari BKN, Dinilai Punya Dedikasi Tinggi Dalam Seleksi CPNS

Baca juga: Tergiur Upah Rp20 Juta, Perwira Polisi Nekat Jadi Kurir Sabu Dipecat, Dipenjara, Disebut Pengkhianat

Baca juga: Waspada Hujan Petir di Enam Kecamatan, Update Prakiraan Cuaca Batanghari Hari Ini (5/11/2020)

“Setelah itu, diikuti peran impor Kelompok Hasil Industri dan lainnya yaitu sebesar 30,11 persen, dan impor Bahan Kimia dan Sejenisnya yaitu sebesar 23,61 persen. Untuk kelompok komoditi Makanan dan sejenisnya berperan sebesar 4,99 persen dan kelompok komoditi Karet dan sejenisnya hanya berperan 0,20 persen,” ucapnya, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, Transaksi Impor Provinsi Jambi terbesar sampai dengan Bulan September 2020 masih sama pada bulan sebelumnya yaitu dari negara Cina yang mencapai 28,29 persen disusul dari Kanada yaitu sebesar 14,58 persen.

“Dan untuk negara peran yang terkecil dalam perkembangan Impor Provinsi Jambi yaitu negara Brazil sebesar 1,21 persen,” ujarnya.

Impor Provinsi Jambi dilakukan melalui tiga pelabuhan laut utama di Jambi yaitu Pelabuhan Talang Duku Jambi, Muara Sabak dan Kuala Tungkal serta pelabuhan udara Bandara Sultan Thaha.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved